"Keterbukaan adalah awal dari sebuah pemulihan."-Entah kata siapa karena sudah terlalu sering didengar.
Semboyan diatas sudah menjadi sebuah trade mark bagi komunitas yang berbau rohani dewasa ini. Dengan semboyan diatas diharapkan terjalin keakraban dan keintiman jalinan persahabatan di dalam komunitas tersebut. Mereka datang, berkumpul, saling berbagi cerita, masalah yang mereka hadapi. Bersama-sama saling menguatkan dan mendoakan. Dan merekapun bertumbuh kuat dewasa dan penuh berkat...... (terdengar seperti akhir sebuah dongeng bukan? Live happily ever after?)
Namun apakah memang seindah itukah praktek dalam kenyataannya? Benarkah demikian? Benarkah semuanya berjalan sebagaimana mestinya? Apakah benar keterbukaan selalu berbuah positif? Saya disini tidak ingin berkata bahwa semboyan "keterbukaan adalah awal dari pemulihan" adalah sesuatu yang salah. Tidak demikian, saya hanya akan berkata bahwa semboyan tersebut HANYA mengandung SETENGAH dari kebenaran. Bagaimana bisa?
Atas nama keterbukaan adalah awal dari pemulihan seseorang dituntut untuk terbuka pada orang yang belum tentu tepat! Anda akan baik-baik saja bila anda adalah seseorang yang memiliki otoritas di dalam komunitas tersebut. Anda cukup berkata(saat sharing); "Puji Tuhan semua baik-baik saja" atau "Pekerjaan saya sedang diberkati"(dan segudang bahasa positif klise lainnya) dan tentunya dengan otoritas yang anda pegang anda terlihat sebagai "the untouchable" dari dosa. Siapakah yang berani mengkritisi anda bila anda adalah ketua(yang dituakan dan dihormati) komunitas tersebut? Tentunya dengan kekuasaan anda anda bisa mendesak anggota komunitas anda untuk jujur terbuka pada anda. Dan, tentunya sangat mudah untuk melakukan “power abuse” menggunakan kelemahan anggota anda yang sudah jelas terbuka pada anda.
Oke, anggaplah tadi bila anda memegang kendali di dalam komunitas tersebut. Sekarang kita bahas dari sisi lain. Anda adalah seorang anggota baru, dan tentunya tidak seorangpun yang anda kenal di dalam komunitas itu. Karena “keterbukaan adalah awal dari pemulihan” maka anda diharuskan untuk terbuka. Suatu saat di dalam sebuah konflik, keterbukaan anda justru dijadikan senjata oleh orang-orang di dalam komunitas tersebut untuk menyerang anda. Bagaimana rasanya? Apakah anda masih bisa berkata “keterbukaan adalah awal dari pemulihan” dengan tersenyum? Bagaimana ketika justru ketua komunitas tersebut melakukan power abuse pada anda? Atau bagaimana bila ketika anda keluar dari komunitas tersebut diberi “label” anda terpental padahal mereka yang melabel anda sama sekali tidak tahu apa yang terjadi(judging without knowing what happened)?
Maka jelaslah, ketika anda diberi tahu “keterbukaan adalah awal dari pemulihan”, anda hanya diberi setengah dari kebenaran. Faktanya adalah “keterbukaan juga bisa berarti awal dari kehancuran” BILA anda terbuka pada orang yang tidak bertanggungjawab. Seperti koin, ada bagian atas dan ada bagian bawah. Saat seseorang berkata “keterbukaan adalah awal dari pemulihan” rupanya dia tidak tahu(entah lupa atau sengaja lupa, atau benar-benar tidak tahu) bahwa ada resiko lain yang mengikuti dan bahkan sama dan sebanding besarnya dengan keuntungan yang didapat.
Sama seperti baru-baru ini saya di-prospek mengenai investasi. Investasi tidak melulu hanya keuntungan semata, investasi juga mengenai kerugian. Dan sangat jarang sekali disinggung di dalam presentasi hal mengenai kerugian ini. Dan ketika anda mengalami kerugian yang besar, tidak ada yang membantu anda. Sama seperti, dimanakah orang yang menganjurkan anda terbuka supaya anda pulih saat anda hancur karena keterbukaan anda? Tentunya mereka sudah lari jauh-jauh dan membuka “praktek” presentasi mereka di tempat lain.
Berhati-hatilah! Segala sesuatu adalah seperti koin, memiliki konsekuensi sebaliknya yang sebanding. Keterbukaan tanpa hikmat dan hanya bermodalkan kenaifan dijamin akan mendatangkan kehancuran bagi anda. Komunitas rohani dewasa ini sudah seperti fasilitas “persahabatan sintetis” yang terlalu dipaksakan dan menuai banyak konflik dan kepahitan. Sudah cukup banyak kasus seperti itu yang terjadi, dan sayang sekali tidak ada yang berani mengulasnya. Kali ini, be WISE! Jangan sampai anda sakit hati dan kepahitan, kenali batas-batas sampai dimana anda boleh terbuka. Jangan terbuka bila anda tidak tahu apa-apa tentang latar belakang orang tersebut dengan demikian anda akan terhindar dari kekecewaan dan kepahitan.
Dan bila anda adalah pemimpin rohani, sudah tugas anda untuk terbuka terlebih dahulu, tidak menutup-nutupi, apalagi berbohong tentang keadaan anda, mengumpulkan massa dan dukungan dengan cerita yang diputar-balikan untuk memusuhi seseorang,dan menggunakan kelemahan orang lain yang sudah terbuka pada anda. Selalu ingat bahwa anda ini hanya hamba! Bertanggungjawablah atas apa yang sudah dipercayakan Tuhan atas anda.
“Keterbukaan adalah awal dari pemulihan bila anda terbuka pada orang yang tepat dan bertanggungjawab. Keterbukaan adalah awal dari kehancuran saat anda terbuka pada orang yang salah.”
Resapi,
renungkan dan praktekkan.
Karena perubahan memerlukan tindakan
Ciao
Thursday, August 19, 2010
Monday, August 16, 2010
Gas Elpiji
Gas Elpiji....?
Teruslah kau ulangi, tambahkan minyak kedalam api
Untung ku bukan gas elpiji, yang meledak tak bilang lagi
Jangan kaupikir ku tak berani, kau sudah kuperingati
Ku tak sehijau gas elpiji, apiku sekali nyala tak bisa mati
Sekali lagi hati-hati, jangan berlaku seenak hati
Kutak ingin seperti gas elpiji, sekali meledak tak bilang lagi
Karena aku sekali hilang tak kembali, sekali pergi tak pulang lagi
Teruslah kau ulangi, tambahkan minyak kedalam api
Untung ku bukan gas elpiji, yang meledak tak bilang lagi
Jangan kaupikir ku tak berani, kau sudah kuperingati
Ku tak sehijau gas elpiji, apiku sekali nyala tak bisa mati
Sekali lagi hati-hati, jangan berlaku seenak hati
Kutak ingin seperti gas elpiji, sekali meledak tak bilang lagi
Karena aku sekali hilang tak kembali, sekali pergi tak pulang lagi
Thursday, August 12, 2010
Love ain’t gonna let you down-Jamie Cullum
VERSE ONE:
Everyone knows that I'm rightfully yours
So bring out your dirt from your previous wars
So lay thee to rest
'cause I'm chasing away all the dust that you're leaving behind
CHORUS:
Because Love ain't gonna let you down
love ain't gonna let you down no more (hmm)
Because Love ain't gonna let you down
love ain't gonna let you down no more
'Cause I'll turn your world around
and love ain't gonna let you down (hm)
VERSE TWO:
So you wear your heart like a brooch for all to see
But the blood that pumps through
So will you save that for me
I've sweetened my tongue
And I've sharpened my words and my wit
And I've written my lines
CHORUS:
Because Love ain't gonna let you down
love ain't gonna let you down no more
Because Love ain't gonna let you down
love ain't gonna let you down no more
'Cause I'll turn your world around
and love ain't gonna let you down (hm)
BRIDGE:
Feel it burning like a bomb raging
a thousand summers grazing on your skin
restlessly anticipating so many tiny things
The pursuit of love consumes us all
I'll be your Fabrice without the war
Do you dream about it written for
Bursting with all all of the weight of a million rhymes
Everyone knows that I'm rightfully yours
So bring out your dirt from your previous wars
So lay thee to rest
'cause I'm chasing away all the dust that you're leaving behind
CHORUS:
Because Love ain't gonna let you down
love ain't gonna let you down no more (hmm)
Because Love ain't gonna let you down
love ain't gonna let you down no more
'Cause I'll turn your world around
and love ain't gonna let you down (hm)
VERSE TWO:
So you wear your heart like a brooch for all to see
But the blood that pumps through
So will you save that for me
I've sweetened my tongue
And I've sharpened my words and my wit
And I've written my lines
CHORUS:
Because Love ain't gonna let you down
love ain't gonna let you down no more
Because Love ain't gonna let you down
love ain't gonna let you down no more
'Cause I'll turn your world around
and love ain't gonna let you down (hm)
BRIDGE:
Feel it burning like a bomb raging
a thousand summers grazing on your skin
restlessly anticipating so many tiny things
The pursuit of love consumes us all
I'll be your Fabrice without the war
Do you dream about it written for
Bursting with all all of the weight of a million rhymes
Monday, June 28, 2010
Mengapa
Semua orang kalau saya tanya siapa yang mau sukses, semua pasti akan mengangkat tangannya. Tapi ketika saya tanya siapa disini yang merasa dirinya sudah sukses, sedikit sekali bahkan tidak ada orang yang memiliki kepercayaan diri untuk mengangkat tangannya. Terlepas dari begitu relatifnya ukuran tentang kesuksesan, hal ini memicu saya untuk menindak lanjuti sebuah pertanyaan di dalam pikiran saya, “mengapa?” demikian sebuah kata tanya muncul dalam kepala saya, mengapa hanya segelintir saja orang yang mencapai kesuksesan?
Tentu kita mengenal nama-nama deretan orang-orang yang sukses dalam bidangnya, tentunya orang-orang tersebut adalah segelintir orang-orang yang sangat jarang bisa mencapai apa yang disebut dengan performa puncak dalam hidupnya. Dan banyak sekali orang yang tidak sukses, setelah banyak menghabiskan waktu untuk berpikir akhirnya saya menemukan sedikit titik cerah yang cukup bisa mengobati rasa penasaran saya mengenai fenomena ini.
Mengapa sebagian orang sukses dan sebagian lagi gagal? Karena sebagian kecil orang yang mencapai kesuksesan ini memiliki hasrat (desire) dan tekad (determination) untuk mencapai apa yang mereka idam-idamkan lebih besar dibandingan dengan orang-orang yang gagal. Hasrat dan tekad inilah yang terus membakar dan mendorong mereka untuk tetap fokus (focus) dan memiliki komitmen (commitment) mengejar impian.
Sesudah itu mengapa orang yang memiliki tekad dan hasrat tetap saja gagal dan tidak bisa mencapai kesuksesan? Karena tekad dan hasrat saja tidak cukup untuk mencapai kesuksesan. Perencanaan yang matang (planning) juga sangat vital keberadaannya. Anda tidak dapat mencapai tempat tujuan anda sebelum anda membuat rencana rute mana yang akan anda jalani. Selain rute anda juga harus memperhitungkan rute alternative untuk bisa sampai ke tempat tujuan anda. Dengan rencana anda juga dapat mengenali batas kemampuan anda.
Mengapa orang dengan perencanaan yang matang tidak bisa sukses dan bisa gagal? Karena sebagus apapun rencana yang mereka buat tidak akan ada gunanya bila mereka tidak berani mencoba (try). Dalam mencoba ini ada yang dinamakan resiko (risk). Memperhitungkan sumber daya (resource) yang ia miliki, baik itu uang, tenaga, waktu dan pikiran.Terlepas dari berhasil atau tidaknya sebuah percobaan, sifat kesuksesan adalah selalu tertarik pada gerakan (drawn to movement), tidak mengherankan bila anda tidak pernah sukses karena anda tidak pernah bergerak.
Mengapa orang yang sudah berani mencoba dan memiliki sumber daya bisa gagal? Hal ini dikarenakan hanya sedikit orang saja yang terus menerus mencoba dan memiliki kegigihan (perseverance). Banyak sekali orang yang menyerah ketika percobaannya gagal dan menemui jalan buntu. Terkadang saat anda menyerah justru itu adalah saat terdekat anda mencapai kesuksesan. Adalah sangat vital untuk terus membiasakan diri (habitual) menjadi orang yang gigih.
Dan mengapa orang yang gigih masih bisa gagal? Karena hanya sedikit dari orang yang gigih bisa menyadari (realize) dan mau mengevaluasi (evaluate) kekurangan atau introspeksi diri (introspect). Dari evaluasilah didapat gambaran jujur tentang semua hal yang anda lakukan, kekurangan anda, kelebihan anda. Dari situlah anda bisa melakukan perbaikan-perbaikan (right methods). Dalam melakukan perbaikan tentunya akan banyak sekali hal-hal yang harus dikorbankan (sacrifice), ada kalanya berupa uang, waktu, pikiran, tenaga yang lebih lagi atau bahkan ego, yaitu menundukkan kesombongan untuk belajar lebih lagi (open-minded).
Orang sukses selalu menjadi inspirasi bagi orang lain (inspire others), tidak seperti orang-orang gagal yang selalu sibuk kesana kemari menjiplak dan mencuri ide orang lain, mengakui hasil karya orang sebagai miliknya. Orang sukses selalu ber-inovasi (innovate) dan bermetamorfosis (methamorph) dan terus menganggap hidup sebagai sebuah pembelajaran tanpa batas.
Dan mengapa masih tidak bisa sukses? Karena kesemuanya adalah mustahil tanpa kendali yang baik (control)! Hanya orang yang dewasa (mature) yang berani bertanggungjawab (responsibility) yang bisa sampai pada performa puncak mereka. Mereka sadar sepenuhnya apa yang mereka pikirkan, sadar sepenuhnya akan apa yang mereka katakan, sadar sepenuhnya akan apa yang mereka perbuat.
Inilah ringkasannya.
Orang sukses(pemenang)
1. Memiliki hasrat dan tekad mencapai mimpinya.
2. Focus dan komitmen pada tujuannya.
3. Membuat rencana yang terperinci, tau dan sangat mengenali potensi yang ada di dalam dirinya.
4. Berani mencoba.
5. Memiliki sumber daya.
6. Memperhitungkan resiko.
7. Berani bergerak dan tidak menunda waktu.
8. Gigih menganggap halangan sebagai batu loncatan untuk melompat lebih tinggi.
9. Membiasakan diri berjuang.
10. Sadar, evaluasi, introspeksi.
11. Mencari metode yang benar.
12. Berani mengorbankan kesenangan sesaat.
13. Terbuka pada kritik dengan rendah hati.
14. Menginspirasi orang lain.
15. Bermetamorfosis terus berubah menjadi lebih baik.
16. Hidup adalah perjalanan, selalu ada hal baru yang menarik untuk dipelajari.
17. Memegang kendali penuh dalam hidupnya, dewasa dengan penuh tanggung jawab.
Orang gagal(Pecundang)
1. Hidup segan, mati tak mau.
2. Selalu membias dan anti komitmen.
3. Tidak pernah punya rencana, merasa diri tahu segalanya.
4. Tidak berani mencoba.
5. Selalu menganggap dirinya miskin, dan memanfaatkan sumber daya orang lain.
6. Tidak pikir panjang.
7. Selalu beralasan menyalahkan orang lain dan keadaan(tentunya sambil menunda waktu).
8. Mudah menyerah, ketika buntu menjadi depresi dan marah-marah.
9. Membiasakan diri beralasan dan adu argument.
10. Keras kepala, selalu menganggap dirinya pintar dan benar.
11. Berkutat terus menerus di dalam metode yang salah.
12. Berani, karena mengorbankan orang lain.
13. Menganggap kritik sebagai serangan.
14. Sibuk mencuri ide dan memanfaatkan orang lain.
15. Sulit berubah, menganggap perubahan sebagai musuh.
16. Hidup adalah tujuan, cepat puas dan tidak mau mencari hal baru lagi.
17. Tidak bisa mengendalikan diri, terlihat dari cara berpikir, berbicara dan bertindak. Tidak berani bertanggungjawab. Tentu saja, masih tetap ngeyel mengaggap dirinya dewasa.
So, which one are you?
Indikasi diatas dibuat atas dasar harapan untuk membantu anda merubah keadaan anda saat ini menjadi lebih baik. Kenali diri anda, berubahlah segera.
Resapi, renungkan, lakukan
Karena perubahan memerlukan tindakan.
Ciao.
Tentu kita mengenal nama-nama deretan orang-orang yang sukses dalam bidangnya, tentunya orang-orang tersebut adalah segelintir orang-orang yang sangat jarang bisa mencapai apa yang disebut dengan performa puncak dalam hidupnya. Dan banyak sekali orang yang tidak sukses, setelah banyak menghabiskan waktu untuk berpikir akhirnya saya menemukan sedikit titik cerah yang cukup bisa mengobati rasa penasaran saya mengenai fenomena ini.
Mengapa sebagian orang sukses dan sebagian lagi gagal? Karena sebagian kecil orang yang mencapai kesuksesan ini memiliki hasrat (desire) dan tekad (determination) untuk mencapai apa yang mereka idam-idamkan lebih besar dibandingan dengan orang-orang yang gagal. Hasrat dan tekad inilah yang terus membakar dan mendorong mereka untuk tetap fokus (focus) dan memiliki komitmen (commitment) mengejar impian.
Sesudah itu mengapa orang yang memiliki tekad dan hasrat tetap saja gagal dan tidak bisa mencapai kesuksesan? Karena tekad dan hasrat saja tidak cukup untuk mencapai kesuksesan. Perencanaan yang matang (planning) juga sangat vital keberadaannya. Anda tidak dapat mencapai tempat tujuan anda sebelum anda membuat rencana rute mana yang akan anda jalani. Selain rute anda juga harus memperhitungkan rute alternative untuk bisa sampai ke tempat tujuan anda. Dengan rencana anda juga dapat mengenali batas kemampuan anda.
Mengapa orang dengan perencanaan yang matang tidak bisa sukses dan bisa gagal? Karena sebagus apapun rencana yang mereka buat tidak akan ada gunanya bila mereka tidak berani mencoba (try). Dalam mencoba ini ada yang dinamakan resiko (risk). Memperhitungkan sumber daya (resource) yang ia miliki, baik itu uang, tenaga, waktu dan pikiran.Terlepas dari berhasil atau tidaknya sebuah percobaan, sifat kesuksesan adalah selalu tertarik pada gerakan (drawn to movement), tidak mengherankan bila anda tidak pernah sukses karena anda tidak pernah bergerak.
Mengapa orang yang sudah berani mencoba dan memiliki sumber daya bisa gagal? Hal ini dikarenakan hanya sedikit orang saja yang terus menerus mencoba dan memiliki kegigihan (perseverance). Banyak sekali orang yang menyerah ketika percobaannya gagal dan menemui jalan buntu. Terkadang saat anda menyerah justru itu adalah saat terdekat anda mencapai kesuksesan. Adalah sangat vital untuk terus membiasakan diri (habitual) menjadi orang yang gigih.
Dan mengapa orang yang gigih masih bisa gagal? Karena hanya sedikit dari orang yang gigih bisa menyadari (realize) dan mau mengevaluasi (evaluate) kekurangan atau introspeksi diri (introspect). Dari evaluasilah didapat gambaran jujur tentang semua hal yang anda lakukan, kekurangan anda, kelebihan anda. Dari situlah anda bisa melakukan perbaikan-perbaikan (right methods). Dalam melakukan perbaikan tentunya akan banyak sekali hal-hal yang harus dikorbankan (sacrifice), ada kalanya berupa uang, waktu, pikiran, tenaga yang lebih lagi atau bahkan ego, yaitu menundukkan kesombongan untuk belajar lebih lagi (open-minded).
Orang sukses selalu menjadi inspirasi bagi orang lain (inspire others), tidak seperti orang-orang gagal yang selalu sibuk kesana kemari menjiplak dan mencuri ide orang lain, mengakui hasil karya orang sebagai miliknya. Orang sukses selalu ber-inovasi (innovate) dan bermetamorfosis (methamorph) dan terus menganggap hidup sebagai sebuah pembelajaran tanpa batas.
Dan mengapa masih tidak bisa sukses? Karena kesemuanya adalah mustahil tanpa kendali yang baik (control)! Hanya orang yang dewasa (mature) yang berani bertanggungjawab (responsibility) yang bisa sampai pada performa puncak mereka. Mereka sadar sepenuhnya apa yang mereka pikirkan, sadar sepenuhnya akan apa yang mereka katakan, sadar sepenuhnya akan apa yang mereka perbuat.
Inilah ringkasannya.
Orang sukses(pemenang)
1. Memiliki hasrat dan tekad mencapai mimpinya.
2. Focus dan komitmen pada tujuannya.
3. Membuat rencana yang terperinci, tau dan sangat mengenali potensi yang ada di dalam dirinya.
4. Berani mencoba.
5. Memiliki sumber daya.
6. Memperhitungkan resiko.
7. Berani bergerak dan tidak menunda waktu.
8. Gigih menganggap halangan sebagai batu loncatan untuk melompat lebih tinggi.
9. Membiasakan diri berjuang.
10. Sadar, evaluasi, introspeksi.
11. Mencari metode yang benar.
12. Berani mengorbankan kesenangan sesaat.
13. Terbuka pada kritik dengan rendah hati.
14. Menginspirasi orang lain.
15. Bermetamorfosis terus berubah menjadi lebih baik.
16. Hidup adalah perjalanan, selalu ada hal baru yang menarik untuk dipelajari.
17. Memegang kendali penuh dalam hidupnya, dewasa dengan penuh tanggung jawab.
Orang gagal(Pecundang)
1. Hidup segan, mati tak mau.
2. Selalu membias dan anti komitmen.
3. Tidak pernah punya rencana, merasa diri tahu segalanya.
4. Tidak berani mencoba.
5. Selalu menganggap dirinya miskin, dan memanfaatkan sumber daya orang lain.
6. Tidak pikir panjang.
7. Selalu beralasan menyalahkan orang lain dan keadaan(tentunya sambil menunda waktu).
8. Mudah menyerah, ketika buntu menjadi depresi dan marah-marah.
9. Membiasakan diri beralasan dan adu argument.
10. Keras kepala, selalu menganggap dirinya pintar dan benar.
11. Berkutat terus menerus di dalam metode yang salah.
12. Berani, karena mengorbankan orang lain.
13. Menganggap kritik sebagai serangan.
14. Sibuk mencuri ide dan memanfaatkan orang lain.
15. Sulit berubah, menganggap perubahan sebagai musuh.
16. Hidup adalah tujuan, cepat puas dan tidak mau mencari hal baru lagi.
17. Tidak bisa mengendalikan diri, terlihat dari cara berpikir, berbicara dan bertindak. Tidak berani bertanggungjawab. Tentu saja, masih tetap ngeyel mengaggap dirinya dewasa.
So, which one are you?
Indikasi diatas dibuat atas dasar harapan untuk membantu anda merubah keadaan anda saat ini menjadi lebih baik. Kenali diri anda, berubahlah segera.
Resapi, renungkan, lakukan
Karena perubahan memerlukan tindakan.
Ciao.
Saturday, June 19, 2010
Seeing the unseen....
Sering kali kita mengeluh akan apa yang kita alami di dalam hidup ini. Segala sesuatu terasa tidak adil. Tidak jarang pula kita rasakan hidup orang lain lebih beruntung dan lebih indah. Mereka memiliki semua hal yang tidak kita miliki. Kita selalu membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain. Lalu akhirnya kita menyalahkan orang lain atau bahkan Tuhan atas berbagai penderitaan yang kita alami.
Kita tahu bahwasanya semua yang ada di dunia ini memiliki fungsi atau kegunaan. Tapi, kata-kata ini terasa seperti sampah ketika kita menghadapi masalah. Kita tidak habis berpikir, sebenarnya apakah fungsi dan kegunaan masalah? Di mata kita masalah tidak berguna sama sekali, masalah menjadi sesuatu yang menyebalkan dan begitu tidak diinginkan. Apalagi bila masalah itu datang bertubi-tubi.
Untuk mengetahui fungsi dan kegunaan masalah, marilah kita klasifikasikan masalah itu terlebih dahulu. Berdasar pada asalnya, maka kita dapat klasifikasikan masalah menjadi:
Masalah yang berasal dari diri sendiri.
Banyak orang tidak menyadari bahwa diri merekalah sumber dari masalah yang mereka hadapi. Lalu apakah gunanya? Apakah masalah yang berasal dari diri sendiri memiliki kegunaan? Bayangkanlah bila Anda berkubang dalam seks pranikah, kecanduan alkohol, perjudian, atau obat terlarang. Lalu masalah yang Anda hadapi adalah: terkena penyakit kelamin, hubungan rumah tangga yang retak, kemiskinan, dan masuk penjara.
Mungkin contoh di atas terlalu ekstrim, banyak juga perbuatan sepele seperti buruknya manajemen waktu, kurang menghargai orang lain, kurang bertanggungjawab, tidak bisa menyimpan rahasia, suka bohong, iri hati, dan lain-lain. Yang menelurkan masalah seperti; tidak dihargai, merasa tidak aman, tidak lagi dipercaya, sering dimarahi atasan, pekerjaan yang tak kunjung selesai, dan masih banyak seabreg masalah lainnya.
Adakah kita temukan kegunaan dari masalah yang Anda hadapi? Tetap saja ada!
Masalah yang timbul dari perbuatan Anda berguna untuk menyadarkan Anda bahwa hukum sebab-akibat tidak pernah lalai melakukan tugasnya. Perlu diingat bahwa sudut datang sama dengan sudut pantul. Masalah yang timbul dari perbuatan Anda sendiri berfungsi menyadarkan Anda bahwa ada sesuatu yang salah dan Anda telah salah arah.
Masalah yang berasal dari orang lain.
Kita hidup dalam dunia yang penuh warna, kadang-kadang kita bertemu dengan makhluk yang "nyentrik" alias "nyeleneh". Mereka jadi sumber masalah dalam hidup kita. Kekesalan, kekecewaan, sakit hati, kepahitan dan dendam terus-menerus menjadi masalah kita. Kita harus ingat Pengkhotbah 3:11b, "Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."
Tuhan bisa pakai semua orang menjadi alat-Nya. Bahkan orang yang paling menjengkelkan dalam hidup kita pun bisa dipakai menjadi alat-Nya.
We can't see the whole picture He's painting, all we see is the part where those "good for nothing" hurt us. But time will tell, somehow all those "torture", all those agony has a purpose.
Kita memang tidak bisa melihat gambaran besar yang sedang dibuat oleh-Nya. Sering kali yang bisa kita lihat hanyalah hal-hal yang telah menyakiti kita. Tapi waktu akan menunjukkan bahwa segala penderitaan itu memiliki sebuah tujuan yang baik.
Setelah beberapa saat kita lewati perlakuan tidak mengenakkan tersebut, kita menjadi semakin kuat atau semakin lemah. Semua tergantung dari bahan apakah mental Anda dibuat. "Semakin besar apinya, semakin murni emasnya."
Semua rencana Tuhan itu sempurna. Lalu apakah yang disebut sempurna? Kesempurnaan datang dari sebuah proses penyempurnaan. Dan hanya dengan masalah saja kita disempurnakan. Kalau kita tilik ke Pengkhotbah 3:11a, "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka," maka waktunya itu bukan "waktu-Nya". Yang disebut dengan waktunya adalah waktu kita sebagai manusia, yaitu waktu ketika kita sudah menjadi murni alias sudah mencapai tujuan dari ujian tersebut. Semua akan terasa indah ketika kita sudah melewati proses penyempurnaan. Ingatlah bahwa indahnya pelangi hanya dapat dinikmati setelah hujan.
Lalu, bagaimana caranya menghadapi masalah? Setiap masalah memiliki solusi yang berbeda-beda. Tapi kita dapat menarik sebuah garis besar bagaimana menghadapi masalah. Menurut Jack Canfield seorang pakar motivasi, kita dapat membuat sebuah rumus.
E+R=O
E=Event
R=Response
O=Outcome
E adalah segala sesuatu di sekitar kita yang tidak dapat kita ubah. Seperti ruang, cuaca, waktu, masyarakat, budaya, keadaan.
R adalah respon kita terhadapnya. Cara kita menanggapi semua hal tersebut.
O adalah hasil dari respon kita terhadap E. Jadi jika Anda ingin menghasilkan O yang baik, Anda harus merubah R (respon) Anda! E hanyalah lingkungan Anda apa adanya!
Kita beri contoh: Kita tidak bisa merubah fakta bahwa Jakarta adalah kota yang luar biasa macet. Lalu? Apakah respon kita? Berhentilah mengeluh dan menyalahkan keadaan! Kita punya kekuatan untuk merubah keadaan. Maka sediakanlah waktu lebih awal untuk bangun pagi mengejar waktu. Atau carilah pekerjaan yang tidak mewajibkan Anda untuk pergi ke kantor. Maka hasilnya adalah: Anda tidak akan lagi terlambat ke kantor dan dimarahi oleh bos Anda.
Contoh lain: Anak dan rumah tangga kita berantakan. Anda bisa terus-menerus menyalahkan keadaan, mulai mengeluh karena menikahi orang yang salah, mulai menyalahkan mertua yang terlalu ikut campur urusan rumah tangga Anda dan lain-lain. Atau mulailah berubah! Perbaiki karakter, sediakan waktu untuk anak-anak Anda, perbanyak komunikasi dengan pasangan Anda. Beberapa kasus berakhir dengan perceraian, jangan salahkan anak Anda yang tidak menghargai Anda. Cara terbaik menunjukkan cinta Anda pada anak adalah mencintai ibunya, bukan menyakitinya! Pilihannya ada pada Anda!
Anda ingin orang lain memberi respon yang Anda harapkan? Janganlah banyak berharap selama Anda tidak bisa mulai untuk merespon mereka dengan respon yang Anda harapkan dari mereka. Semua hal ini hanyalah masalah karakter, memutuskan untuk mengambil tindakan yang tepat! Mulailah dengan merespon secara positif terhadap semua permasalahan Anda dan Anda akan melihat keindahan di balik masalah itu! Anda dapat menjalani kehidupan ini sebagai korban dari masalah, atau sebagai pemenang atas setiap masalah. Victim or victor? Pilihannya ada di tangan Anda! Tidak akan ada yang berubah sampai Anda sendiri memutuskan untuk melakukan sesuatu yang berbeda! Tuhan memberkati.
Resapi, renungkan dan praktekkan.
Karena perubahan membutuhkan tindakan.
ciao.
Kita tahu bahwasanya semua yang ada di dunia ini memiliki fungsi atau kegunaan. Tapi, kata-kata ini terasa seperti sampah ketika kita menghadapi masalah. Kita tidak habis berpikir, sebenarnya apakah fungsi dan kegunaan masalah? Di mata kita masalah tidak berguna sama sekali, masalah menjadi sesuatu yang menyebalkan dan begitu tidak diinginkan. Apalagi bila masalah itu datang bertubi-tubi.
Untuk mengetahui fungsi dan kegunaan masalah, marilah kita klasifikasikan masalah itu terlebih dahulu. Berdasar pada asalnya, maka kita dapat klasifikasikan masalah menjadi:
Masalah yang berasal dari diri sendiri.
Banyak orang tidak menyadari bahwa diri merekalah sumber dari masalah yang mereka hadapi. Lalu apakah gunanya? Apakah masalah yang berasal dari diri sendiri memiliki kegunaan? Bayangkanlah bila Anda berkubang dalam seks pranikah, kecanduan alkohol, perjudian, atau obat terlarang. Lalu masalah yang Anda hadapi adalah: terkena penyakit kelamin, hubungan rumah tangga yang retak, kemiskinan, dan masuk penjara.
Mungkin contoh di atas terlalu ekstrim, banyak juga perbuatan sepele seperti buruknya manajemen waktu, kurang menghargai orang lain, kurang bertanggungjawab, tidak bisa menyimpan rahasia, suka bohong, iri hati, dan lain-lain. Yang menelurkan masalah seperti; tidak dihargai, merasa tidak aman, tidak lagi dipercaya, sering dimarahi atasan, pekerjaan yang tak kunjung selesai, dan masih banyak seabreg masalah lainnya.
Adakah kita temukan kegunaan dari masalah yang Anda hadapi? Tetap saja ada!
Masalah yang timbul dari perbuatan Anda berguna untuk menyadarkan Anda bahwa hukum sebab-akibat tidak pernah lalai melakukan tugasnya. Perlu diingat bahwa sudut datang sama dengan sudut pantul. Masalah yang timbul dari perbuatan Anda sendiri berfungsi menyadarkan Anda bahwa ada sesuatu yang salah dan Anda telah salah arah.
Masalah yang berasal dari orang lain.
Kita hidup dalam dunia yang penuh warna, kadang-kadang kita bertemu dengan makhluk yang "nyentrik" alias "nyeleneh". Mereka jadi sumber masalah dalam hidup kita. Kekesalan, kekecewaan, sakit hati, kepahitan dan dendam terus-menerus menjadi masalah kita. Kita harus ingat Pengkhotbah 3:11b, "Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."
Tuhan bisa pakai semua orang menjadi alat-Nya. Bahkan orang yang paling menjengkelkan dalam hidup kita pun bisa dipakai menjadi alat-Nya.
We can't see the whole picture He's painting, all we see is the part where those "good for nothing" hurt us. But time will tell, somehow all those "torture", all those agony has a purpose.
Kita memang tidak bisa melihat gambaran besar yang sedang dibuat oleh-Nya. Sering kali yang bisa kita lihat hanyalah hal-hal yang telah menyakiti kita. Tapi waktu akan menunjukkan bahwa segala penderitaan itu memiliki sebuah tujuan yang baik.
Setelah beberapa saat kita lewati perlakuan tidak mengenakkan tersebut, kita menjadi semakin kuat atau semakin lemah. Semua tergantung dari bahan apakah mental Anda dibuat. "Semakin besar apinya, semakin murni emasnya."
Semua rencana Tuhan itu sempurna. Lalu apakah yang disebut sempurna? Kesempurnaan datang dari sebuah proses penyempurnaan. Dan hanya dengan masalah saja kita disempurnakan. Kalau kita tilik ke Pengkhotbah 3:11a, "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka," maka waktunya itu bukan "waktu-Nya". Yang disebut dengan waktunya adalah waktu kita sebagai manusia, yaitu waktu ketika kita sudah menjadi murni alias sudah mencapai tujuan dari ujian tersebut. Semua akan terasa indah ketika kita sudah melewati proses penyempurnaan. Ingatlah bahwa indahnya pelangi hanya dapat dinikmati setelah hujan.
Lalu, bagaimana caranya menghadapi masalah? Setiap masalah memiliki solusi yang berbeda-beda. Tapi kita dapat menarik sebuah garis besar bagaimana menghadapi masalah. Menurut Jack Canfield seorang pakar motivasi, kita dapat membuat sebuah rumus.
E+R=O
E=Event
R=Response
O=Outcome
E adalah segala sesuatu di sekitar kita yang tidak dapat kita ubah. Seperti ruang, cuaca, waktu, masyarakat, budaya, keadaan.
R adalah respon kita terhadapnya. Cara kita menanggapi semua hal tersebut.
O adalah hasil dari respon kita terhadap E. Jadi jika Anda ingin menghasilkan O yang baik, Anda harus merubah R (respon) Anda! E hanyalah lingkungan Anda apa adanya!
Kita beri contoh: Kita tidak bisa merubah fakta bahwa Jakarta adalah kota yang luar biasa macet. Lalu? Apakah respon kita? Berhentilah mengeluh dan menyalahkan keadaan! Kita punya kekuatan untuk merubah keadaan. Maka sediakanlah waktu lebih awal untuk bangun pagi mengejar waktu. Atau carilah pekerjaan yang tidak mewajibkan Anda untuk pergi ke kantor. Maka hasilnya adalah: Anda tidak akan lagi terlambat ke kantor dan dimarahi oleh bos Anda.
Contoh lain: Anak dan rumah tangga kita berantakan. Anda bisa terus-menerus menyalahkan keadaan, mulai mengeluh karena menikahi orang yang salah, mulai menyalahkan mertua yang terlalu ikut campur urusan rumah tangga Anda dan lain-lain. Atau mulailah berubah! Perbaiki karakter, sediakan waktu untuk anak-anak Anda, perbanyak komunikasi dengan pasangan Anda. Beberapa kasus berakhir dengan perceraian, jangan salahkan anak Anda yang tidak menghargai Anda. Cara terbaik menunjukkan cinta Anda pada anak adalah mencintai ibunya, bukan menyakitinya! Pilihannya ada pada Anda!
Anda ingin orang lain memberi respon yang Anda harapkan? Janganlah banyak berharap selama Anda tidak bisa mulai untuk merespon mereka dengan respon yang Anda harapkan dari mereka. Semua hal ini hanyalah masalah karakter, memutuskan untuk mengambil tindakan yang tepat! Mulailah dengan merespon secara positif terhadap semua permasalahan Anda dan Anda akan melihat keindahan di balik masalah itu! Anda dapat menjalani kehidupan ini sebagai korban dari masalah, atau sebagai pemenang atas setiap masalah. Victim or victor? Pilihannya ada di tangan Anda! Tidak akan ada yang berubah sampai Anda sendiri memutuskan untuk melakukan sesuatu yang berbeda! Tuhan memberkati.
Resapi, renungkan dan praktekkan.
Karena perubahan membutuhkan tindakan.
ciao.
Wednesday, June 9, 2010
RUGI sama PAIN Katanya
Rugi waktu, pikiran, tenaga dan uang katanya.
Oke, mau itung-itungan?
Berapa banyak waktu yang gue abisin ga bisa pergi kemana-mana kalo lo kesini, waktu tidur yang keganggu kalo lo nginep, tidur yang cuma sebentar kalo lo dateng pagi buat renang di tempat gue? Atau pernah mikir rasanya begitu tolol disuruh dateng ke rumah orang dimana orang itu ga ada di rumah dan nungguin sejaman kaya orang bego di depan rumahnya? Is that respect? Berapa banyak waktu yang ilang, yang seharusnya gue abisin buat belajar hal baru dari orang baru malah justru stuck gatau mo ngapain kalo lo samperin gua. Pernah mikir itung waktu gua yang ilang?
Soal pikiran, berapa banyak hal ilmu yang gue ajarin? Berapa banyak pola pikir yang gue share? Pas lo putus ama mantan lo siapa yang jadi tempat sampah lo? Siapa yang ajarin lo buat let go? Terus siapa yang kasih lo referensi buku-buku? Plus, pernah ga gue ngorek-ngorek isi laptop lo? PERNAH ga gua bongkar-bongkar dan copas TANPA MINTA IJIN?
Soal tenaga, pernah lo mikir capeknya gua waktu dorong motor lo yg bocor tengah malam. Dari BASEMENT 2 sampe ke lantai Ground sampe deket tempat tambal bannya baru gue kasih ke lo karena gua pikir lo besok gawe ntar cape. Gua masih mikirin apa yang kudu lo hadepin besok.
Sering banget bilang, "Iya gue kan kerja, jadi capek." Brapa kali gua yang bawa motor? Lagian gue juga ga suka cerita gue seharian ngapain aja, karena ga penting ngasi tau, katanya self-trigger soalnya ngeganggu lo kalo lo mo cerita soal lo. Kapan lo mikir kalo gua juga banyak kerjaan dan capek?
Duit??? Berani sekali sebut nominal plus penyusutan untuk barang yang gue ga pake.
Do u know how much my couch cost? Dimana setiap nginep lu tidur diatasnya dan menjadi kotor?
Lu minum pake aer siapa kalo kesini? Lu maen gitar listrik disini siapa yang bayar? Lu masak mie pake perabotan siapa, pake gas siapa? Siapa yang bersihin perabotannya? Lu mandi pake aer siapa yang bayar? Ini apartemen bukan rumah biasa, meterannya beda! Pergi naek motor siapa? Bensin juga gue yang bayar seringnya, dan gue juga yang bawa(karena selalu bilang capeeeeek, jangan samain gua ama lo. GUA KERJA!). Itu ban siapa kalo gundul, itu mesin siapa kalo olinya kotor, itu mesin siapa kalo katupnya kendor, itu karburator siapa kalo kotor? Lalu lo bilang "Kalo mikir pake otak!" "Belajar akuntansi ga sih lo?" "Bullshit ngomongin sama lo!" "Ok, Mr. Ego."
Oh begitu.......
Sekarang bilang PAIN????
=))
WAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKA!!!!
Yang ngomong suka-suka dan pake emosi plus marah-marah ke gua gara-gara stress di kantor sampe mo pindah departemen itu siapa? Hey! Yang asal ngomong awalnya siapa siih? Apa perlu gue copas disini archive nya(Thanks to YM fitur archive sangat berguna)? Kalo bete sama kantor jangan lu tumplekin ke orang laen dong. Seharusnya yang in PAIN itu siapa?
WAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKA!!!
Baru soal kaya gitu aja ngamuk-ngamuk, soal project yang itu dipending ama lo aja kapan gua marah? Kapan gue nanya progress ampe sambil ngamuk-ngamuk? Soal STNK gua basah gara-gara lo aja gue ngamuk DIAM! Ga kalap kaya lo!
SORRY YA! Gue maen ama lo itu GA ADA namanya AGENDA TERSEMBUNYI! DUIT GUE PUNYA! GA KURANG! Gue sendiri bingung, apa sii untungnya maen ama lo? Duit ga nambah sepersenpun, ILMU juga ga nambah. KALO TAUN 2007 Gue ribut ama orang gara-gara dia ngutang pake nama gue ampe gue ditagih-tagih nominalnya 600rebu, ini lebih lucu lagi gara-gara 300rebu penyusutan untuk BARANG yang sama sekali gue ga butuh, gue ga pake.
Lebih lucu bukan? Tiap inget aja gue ngakak.
WAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKA!!!
Inget loh ya! Lu sendiri awalnya pernah bilang itu barang nganggur, rusak dan ga dipake juga di rumah lo. Bahkan gue udah tolak-tolak, ga perlu, ga usah, gue bisa beli meski perlu waktu.
Oh 1 lagi, Mr Ego????
=))
Terimakasih, memang iya gua Mr Ego. Udah segitu banyak yang gua lakuin pun lu bilang gua Mr Ego.
Gua diem aja loh. Kapan gue PERNAH NGOMONG SOAL PENYUSUTAN? Ini semua gara-gara lo yang bilang duluan.
SEMOGA KE DEPAN NANTI LO BISA TEMUIN ORANG YANG BISA DIINJEK-INJEK SEENAK JIDAT LO.
WAKAKAKAKAKKAKAKAKAKAKAA!!!
"WORDS ARE REFLECTION OF ONE'S MIND!"
Oke, mau itung-itungan?
Berapa banyak waktu yang gue abisin ga bisa pergi kemana-mana kalo lo kesini, waktu tidur yang keganggu kalo lo nginep, tidur yang cuma sebentar kalo lo dateng pagi buat renang di tempat gue? Atau pernah mikir rasanya begitu tolol disuruh dateng ke rumah orang dimana orang itu ga ada di rumah dan nungguin sejaman kaya orang bego di depan rumahnya? Is that respect? Berapa banyak waktu yang ilang, yang seharusnya gue abisin buat belajar hal baru dari orang baru malah justru stuck gatau mo ngapain kalo lo samperin gua. Pernah mikir itung waktu gua yang ilang?
Soal pikiran, berapa banyak hal ilmu yang gue ajarin? Berapa banyak pola pikir yang gue share? Pas lo putus ama mantan lo siapa yang jadi tempat sampah lo? Siapa yang ajarin lo buat let go? Terus siapa yang kasih lo referensi buku-buku? Plus, pernah ga gue ngorek-ngorek isi laptop lo? PERNAH ga gua bongkar-bongkar dan copas TANPA MINTA IJIN?
Soal tenaga, pernah lo mikir capeknya gua waktu dorong motor lo yg bocor tengah malam. Dari BASEMENT 2 sampe ke lantai Ground sampe deket tempat tambal bannya baru gue kasih ke lo karena gua pikir lo besok gawe ntar cape. Gua masih mikirin apa yang kudu lo hadepin besok.
Sering banget bilang, "Iya gue kan kerja, jadi capek." Brapa kali gua yang bawa motor? Lagian gue juga ga suka cerita gue seharian ngapain aja, karena ga penting ngasi tau, katanya self-trigger soalnya ngeganggu lo kalo lo mo cerita soal lo. Kapan lo mikir kalo gua juga banyak kerjaan dan capek?
Duit??? Berani sekali sebut nominal plus penyusutan untuk barang yang gue ga pake.
Do u know how much my couch cost? Dimana setiap nginep lu tidur diatasnya dan menjadi kotor?
Lu minum pake aer siapa kalo kesini? Lu maen gitar listrik disini siapa yang bayar? Lu masak mie pake perabotan siapa, pake gas siapa? Siapa yang bersihin perabotannya? Lu mandi pake aer siapa yang bayar? Ini apartemen bukan rumah biasa, meterannya beda! Pergi naek motor siapa? Bensin juga gue yang bayar seringnya, dan gue juga yang bawa(karena selalu bilang capeeeeek, jangan samain gua ama lo. GUA KERJA!). Itu ban siapa kalo gundul, itu mesin siapa kalo olinya kotor, itu mesin siapa kalo katupnya kendor, itu karburator siapa kalo kotor? Lalu lo bilang "Kalo mikir pake otak!" "Belajar akuntansi ga sih lo?" "Bullshit ngomongin sama lo!" "Ok, Mr. Ego."
Oh begitu.......
Sekarang bilang PAIN????
=))
WAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKA!!!!
Yang ngomong suka-suka dan pake emosi plus marah-marah ke gua gara-gara stress di kantor sampe mo pindah departemen itu siapa? Hey! Yang asal ngomong awalnya siapa siih? Apa perlu gue copas disini archive nya(Thanks to YM fitur archive sangat berguna)? Kalo bete sama kantor jangan lu tumplekin ke orang laen dong. Seharusnya yang in PAIN itu siapa?
WAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKA!!!
Baru soal kaya gitu aja ngamuk-ngamuk, soal project yang itu dipending ama lo aja kapan gua marah? Kapan gue nanya progress ampe sambil ngamuk-ngamuk? Soal STNK gua basah gara-gara lo aja gue ngamuk DIAM! Ga kalap kaya lo!
SORRY YA! Gue maen ama lo itu GA ADA namanya AGENDA TERSEMBUNYI! DUIT GUE PUNYA! GA KURANG! Gue sendiri bingung, apa sii untungnya maen ama lo? Duit ga nambah sepersenpun, ILMU juga ga nambah. KALO TAUN 2007 Gue ribut ama orang gara-gara dia ngutang pake nama gue ampe gue ditagih-tagih nominalnya 600rebu, ini lebih lucu lagi gara-gara 300rebu penyusutan untuk BARANG yang sama sekali gue ga butuh, gue ga pake.
Lebih lucu bukan? Tiap inget aja gue ngakak.
WAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKA!!!
Inget loh ya! Lu sendiri awalnya pernah bilang itu barang nganggur, rusak dan ga dipake juga di rumah lo. Bahkan gue udah tolak-tolak, ga perlu, ga usah, gue bisa beli meski perlu waktu.
Oh 1 lagi, Mr Ego????
=))
Terimakasih, memang iya gua Mr Ego. Udah segitu banyak yang gua lakuin pun lu bilang gua Mr Ego.
Gua diem aja loh. Kapan gue PERNAH NGOMONG SOAL PENYUSUTAN? Ini semua gara-gara lo yang bilang duluan.
SEMOGA KE DEPAN NANTI LO BISA TEMUIN ORANG YANG BISA DIINJEK-INJEK SEENAK JIDAT LO.
WAKAKAKAKAKKAKAKAKAKAKAA!!!
"WORDS ARE REFLECTION OF ONE'S MIND!"
Thursday, June 3, 2010
Tahi Kerbau.
Kurang dari 2jam, orang melupakan kebaikan orang lain. Mudah sekali rasanya mengatakan ga punya otak sementara orang yang disebut ga punya otak itu selama ini diserap ilmunya. Sebut saja "X", mudah sekali X ngatain orang bullshit, sementara si bullshit ini sudah banyak diambil dan ditiru referensi buku-buku bacaannya, si tahi kerbau ini dipinjam HD-nya, di-copy isinya sampai bagian rahasia yang TIDAK SEHARUSNYA di-copy pun di-copy tanpa minta persetujuan terlebih dahulu. Itukah ETIKA? Rasanya aneh, Tahi Kerbau lebih mengerti Etika.
Si tahi kerbau inilah yang membersihkan kotoran-kotoran yang X sebabkan kalau datang ke rumahnya. Dan tahukah X bahwa begitu banyak teaching yang dia serap, pola berpikir yang dia ambil dari si Tahi Kerbau? Bukankah barang-barang si Tahi Kerbau ini sangat menarik untuk dipinjam awalnya? Bukankah dulu meminta menggunakan barang si Tahi Kerbau untuk manggung? Bukankah selalu memakai kendaraan si Tahi Kerbau untuk pergi kemana-mana?
YA benar! Tahi kerbau! Tahi kerbau ini adalah pupuk buat orang lain.
Ya sudah memang mengerti dan MEMANG BENAR BAHWA ORANG HANYA DATANG UNTUK SEBUAH KEPENTINGAN. Mungkin memang salah Tahi Kerbau mempercayai orang yang salah di waktu yang salah. Pelajaran untuk tidak menjadi naif selalu tersedia dimana-mana. NAIVETY SURELY KILLS YOU! X, TERIMAKASIH UNTUK PELAJARAN BERHARGA INI!
Si tahi kerbau inilah yang membersihkan kotoran-kotoran yang X sebabkan kalau datang ke rumahnya. Dan tahukah X bahwa begitu banyak teaching yang dia serap, pola berpikir yang dia ambil dari si Tahi Kerbau? Bukankah barang-barang si Tahi Kerbau ini sangat menarik untuk dipinjam awalnya? Bukankah dulu meminta menggunakan barang si Tahi Kerbau untuk manggung? Bukankah selalu memakai kendaraan si Tahi Kerbau untuk pergi kemana-mana?
YA benar! Tahi kerbau! Tahi kerbau ini adalah pupuk buat orang lain.
Ya sudah memang mengerti dan MEMANG BENAR BAHWA ORANG HANYA DATANG UNTUK SEBUAH KEPENTINGAN. Mungkin memang salah Tahi Kerbau mempercayai orang yang salah di waktu yang salah. Pelajaran untuk tidak menjadi naif selalu tersedia dimana-mana. NAIVETY SURELY KILLS YOU! X, TERIMAKASIH UNTUK PELAJARAN BERHARGA INI!
Subscribe to:
Posts (Atom)
