"Siapakah perempuan nomor satu di dunia? Jawabannya sangat mudah! Ibuku!" - K-ray Cahyadi
Mungkin agak aneh kenapa saya menulis artikel tentang ibu di bulan Februari. Sementara orang sibuk dengan pikiran mereka tentang cinta, saya justru sedang terlarut dalam perasaan kangen saya pada ibu yang berada di luar kota. Saya rasa mengungkapkan kasih kita kepada ibu tidak perlu harus menunggu hari ibu. Adalah sangat baik menyatakan cinta dan kasih kita kepada siapapun kapanpun selagi kita masih sempat mengungkapkannya. Karena waktu kita di dunia begitu sedikit, adalah sangat baik mengisi waktu kita mensyukuri apapun yang kita miliki selagi kita bernafas di bumi.
Ibuku adalah seorang sosok yang sangat luar biasa. Kehangatannya selalu memberikan semangat baru kala jiwa mulai redup menghadapi hidup. Perhatiannya selalu ada di saat suka maupun duka. Dedikasinya membesarkanku sangat bulat melebihi tekad seorang pahlawan dalam medan perang. Komitmennya menyayangi saya tidak pernah berubah meski kadang saya banyak melakukan tindakan menjengkelkan. Kelembutan hatinya selalu terpancar, meski kadang menggunakan kata yang terkadang menusuk hatiku, semua demi kebaikanku sendiri supaya tidak salah jalan dan terperosok.
Ibuku adalah seorang yang sangat tahan banting dan tabah, kadang kuanggap dia kolot, tapi justru kadang firasatnya yang selalu memberikan tanda-tanda yang lebih tepat dari prakiraan cuaca. Ibuku memberikan kepercayaan dan kebebasan penuh padaku untuk menjadi dewasa dan bertanggungjawab. Wejangannya singkat, kadang hanya terdiri dari satu atau dua kalimat saja, tapi lebih ampuh dari berbagai macam nasehat seorang konsultan keuangan. Masakannya lebih lezat daripada makanan yang dimasak oleh seorang chef hotel bintang lima, karena sebuah bumbu resep rahasia di dalamnya yaitu kasih dan perhatian, yang tidak akan pernah bisa diberikan oleh seorang chef restoran manapun (karena uang bisa membeli kenikmatan bukan kasih).
Bagaimana dengan ibu Anda? Untuk para anak di luar sana: "Wahai para anak di luar sana, hargailah ibumu!" Ungkapkanlah rasa terimakasihmu selagi masih sempat. Keagungan pengorbanan seorang ibu tidak pernah bisa terukur. Jangan sampai kesibukan Anda melupakan kasih dan perhatian ibu Anda. "Habis manis sepah dibuang" adalah tindakan yang sangat tidak terpuji bagi ibu Anda.
Tersenyumlah para perempuan di luar sana, suatu saat Anda akan menjadi seorang ibu bagi anak-anakmu. Anda akan menjadi seorang perempuan nomer satu di dalam kehidupan anak-anakmu. Menjadi seorang panutan dan soko guru dalam kehidupan buah hati. Jadilah ibu yang terbaik bagi anak-anakmu, berikanlah perhatian yang terbaik untuk mereka. Karena masa kecil hanya datang sekali, berikanlah masa kecil yang terbaik baginya. Suatu saat akan Anda temukan sebuah ungkapan terima kasih yang begitu sederhana, yang tidak akan pernah mampu membalas kebaikan dan pengorbanan Anda sebagai seorang ibu.
Katakan sekarang, pikirkan sekarang, ungkapkan sekarang! Bagaimanapun caranya, katakan dan nyatakanlah kasihmu pada ibumu, pada anakmu. God bless you.
N.B. : Untuk seorang kakak, yang akan menyambut datangnya seorang buah hati. I believe you will be the number one woman in your child's life."
Tuesday, February 23, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment