Sebuah hari yang diperingati setahun sekali demi mengenang seorang pelopor pergerakan emansipasi di tanah air tercinta kita ini. Emansipasi perempuan, ya perempuan! Sesosok makhluk anggun dan mempesona. Ketika mendengar kata "perempuan" pastinya pikiran kita melayang pada sesosok perempuan yang sangat dekat dengan hidup kita, benar sekali, ibu kita sendiri.
Zaman sudah bergerak begitu cepat, banyak sekali perubahan disana sini yang kita temui, tidak terkecuali banyak sekali perubahan sifat perempuan. Kita sekarang sangat sulit menemui gambaran ibu kita di dalam diri perempuan masa kini. Zaman dan tuntutannya sudah merubah perempuan menjadi sesosok makhluk manipulatif.
Perempuan adalah makhluk manipulatif? Ya! Suka atau tidak, ini adalah sebuah kenyataan. Perempuan masa kini banyak menyembunyikan diri mereka di balik begitu banyak topeng. Dengan begitu banyak kepalsuan yang menjebak para pria mereka berlindung dibalik kelemah lembutan mereka yang membuat para pria tidak berdaya.
Saya rasa saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar mengenai begitu banyak cara-cara dan taktik serta strategi perempuan dalam memanfaatkan pria. Pastilah tidak akan cukup untuk dibahas disini dan pastinya akan menimbulkan begitu banyak polemik dan kontroversi.
Adalah lebih baik menutup artikel ini dengan percakapan kemarin antara saya dengan seorang sahabat saya.
Saya(Sy): "Cewe jaman sekarang penuh dengan tipu muslihat."
Sahabat(Sh): "Emang benar!"
Sy: "Tau ga apa yang gue maksud?"
Sh: "Suka manfaatin cowo!"
Sy: "Wah kalau itu sih umum sekali terjadi, tapi jauh sebelum memperalat para cowo. Ada sebuah modus operandi yang dilancarkan. Ngerti belom?"
Sh: "Maksud lo?"
Sy: (sambil buka BB) "Lihat cewe ini, sebenernya biasa aja, ga cakep, ga menarik. Coba lu liat."
Sh: "HAH!? Cakep gitu lu bilang biasa???"(sambil liat foto si cewe yang lagi dibahas di sebuah forum maya terbesar se-Indonesia di BB gue)
Sy: "Matanya aslinya ga sebesar itu, dia pake softlens khusus, plus kulitnya bedaknya itu tebel banget, pake foundation, bedak buat nyamarin flek, pemerah pipi, liat bibirnya, pake lipstik biar ga keliatan pecah2, plus idungnya aslinya ga begitu, sedikit tipuan pake make up jadi kesannya mancung, pake bulumata palsu sampe mata kaya ada gordennya, alis di tato, ditambah fotonya rada blur. Udah ngerti belom?"
Sh: "BAH! Parah nian!"
Sy: "Inilah yang namanya tipu muslihat, pembohongan publik!"
Sh: "Bener! Kita kan cowo ga pernah tuh dandan sampe kek gitu, paling pake jelly rambut doang. Yaa, kalo kerjaannya artis siih masi bisa dimaklumi deh kalo cowo. Tapi yang gue liat kayanya cewe ga artis ga orang biasa semua kek gitu..."
Sy: "Ini penipuaaan! Penonton KECEWA!!! KEMBALIKAN UANG KAMIIII!!!"
Penutup.
Kami cinta Perempuan yang apa adanya, nyaman dengan dirinya, memperhatikan penampilan sewajarnya, tampil elegan tanpa tipu daya seperti halnya kami mencintai ibu kami yang tidak memiliki tipu daya. Selamat merayakan hari emansipasi, semoga tidak kebablasan, kalo bablas silahkan kerjakan semuanya sendiri, dari tukang listrik, kuli bangunan, sopir tronton, montir mobil, dll.
Dari para pria untuk perempuan...
"Lepaskanlah topengmu"
(sayup-sayup terdengar lagu "Buka Dulu Topengmu" dari PeterPan)
Wednesday, April 21, 2010
Sunday, April 18, 2010
Hancur
Masalah datang bertubi-tubi seolah tidak ada hentinya. Ketika mengadah ke atas seolah mata rohani anda melihat Tuhan sedang tertawa-tawa mempermainkan hidup anda. Ketika sebuah bangunan dirubuhkan, diruntuhkan, dihancurkan. Yang tersisa tidak hanya keping-keping, tapi juga sebuah lahan kosong. Ya, sebuah lahan dimana anda bisa membangun sesuatu yang baru.
Beberapa orang membiarkan lahan itu kosong, tak terurus, berantakan akibat hidup di masa lalu.
Anda tidak bisa membangun sesuatu yang baru bila banyak brangkalan(puing2 yang tidak bisa dipakai)Batu batu kesombongan, selalu merasa keras kepala, benar dimata sendiri tidak mendapat tempat di dalam bangunan yang baru.
Desain berbeda, ketika rancangan anda tidak bisa berjalan sebenarnya rancangan anda mungkin tidak sesuai dengan tujuan awal penciptaan anda. Sadari kapasitas dan tujuan anda!
Tujuan dari penghancuran adalah menjadikan anda sebuah ciptaan baru yang sesuai dengan tujuan penciptaan anda. Berhenti hidup dalam penyesalan, kesombongan, dan dalam rancangan anda yang tidak sesuai dengan tujuan awal anda diciptakan.
Resapi, renungkan dan praktekkan.
Karena perubahan memerlukan tindakan
Ciao
Beberapa orang membiarkan lahan itu kosong, tak terurus, berantakan akibat hidup di masa lalu.
Anda tidak bisa membangun sesuatu yang baru bila banyak brangkalan(puing2 yang tidak bisa dipakai)Batu batu kesombongan, selalu merasa keras kepala, benar dimata sendiri tidak mendapat tempat di dalam bangunan yang baru.
Desain berbeda, ketika rancangan anda tidak bisa berjalan sebenarnya rancangan anda mungkin tidak sesuai dengan tujuan awal penciptaan anda. Sadari kapasitas dan tujuan anda!
Tujuan dari penghancuran adalah menjadikan anda sebuah ciptaan baru yang sesuai dengan tujuan penciptaan anda. Berhenti hidup dalam penyesalan, kesombongan, dan dalam rancangan anda yang tidak sesuai dengan tujuan awal anda diciptakan.
Resapi, renungkan dan praktekkan.
Karena perubahan memerlukan tindakan
Ciao
Sunday, March 28, 2010
Titah
Karena memulai segala sesuatu dengan indah sangatlah mudah.
Berusahalah menjalani hidup dengan tabah.
Terus berlari tanpa merasa lelah.
Tidak mengeluh ketika semua berubah.
Tidak menyalahkan orang lain saat masalah semakin parah.
Terus belajar dari sejarah.
Berani karena benar, takut karena salah.
Tidak berpikir dua kali saat menolong yang lemah.
Di tengah padang pasir menjadi air yang tercurah.
Selalu bersungguh-sungguh memberi dan tidak memberi remah.
Meski keraguan datang tidak menjadi gundah.
Belajarlah mengakui kekalahan dengan gagah.
Mendapatkan kemenangan tapi tidak pongah.
Kaya namun tidak bermegah.
Kekayaan bukan soal jumlah.
Memaafkan menjadikan putih hal yang merah.
Meski kesal tidak mudah marah.
Tidak berbuat dosa di dalam marah.
Tidak main sumpah serapah.
Tidak takut meski harus berkemah.
Tidak mudah dikompori dan menjadi gerah.
Tidak terombang-ambing dan tetap berdiri di tengah.
Dalam masalah tidak mau ikut-ikutan latah.
Tidak menjadikan orang lain sebagai sapi perah.
Takut akan Tuhan dan tidak berbuat hal yang membuat-Nya jengah.
Tidak mengikuti jalan para bedebah.
Tidak mudah menyerah.
Digossipkan hal yang tidak benar, tidak stress dan menjadi resah.
Orang boleh bermuka suram, tapi tetap selalu hadapi dengan ramah.
Menjadi jawaban bagi orang lain dan tidak menjawab dengan “HAH?!”
Menengok dan merelakan masa lalu dan berkata “sudahlah!”
Menjadi pendengar yang baik bagi keluh kesah.
Tidak memberikan cinta dengan murah.
Selalu berharap hari esok lebih cerah.
Tidak pernah kehilangan arah.
Beriman tanpa mengharapkan anugerah.
Maka setiap hari serasa pesta yang meriah.
Mengakhiri hidup sebagai pemenang dengan indah.
Tetap teguh meski orang benar dan setia semakin punah.
Akhirnya surgapun menjadi rumah.
Berusahalah menjalani hidup dengan tabah.
Terus berlari tanpa merasa lelah.
Tidak mengeluh ketika semua berubah.
Tidak menyalahkan orang lain saat masalah semakin parah.
Terus belajar dari sejarah.
Berani karena benar, takut karena salah.
Tidak berpikir dua kali saat menolong yang lemah.
Di tengah padang pasir menjadi air yang tercurah.
Selalu bersungguh-sungguh memberi dan tidak memberi remah.
Meski keraguan datang tidak menjadi gundah.
Belajarlah mengakui kekalahan dengan gagah.
Mendapatkan kemenangan tapi tidak pongah.
Kaya namun tidak bermegah.
Kekayaan bukan soal jumlah.
Memaafkan menjadikan putih hal yang merah.
Meski kesal tidak mudah marah.
Tidak berbuat dosa di dalam marah.
Tidak main sumpah serapah.
Tidak takut meski harus berkemah.
Tidak mudah dikompori dan menjadi gerah.
Tidak terombang-ambing dan tetap berdiri di tengah.
Dalam masalah tidak mau ikut-ikutan latah.
Tidak menjadikan orang lain sebagai sapi perah.
Takut akan Tuhan dan tidak berbuat hal yang membuat-Nya jengah.
Tidak mengikuti jalan para bedebah.
Tidak mudah menyerah.
Digossipkan hal yang tidak benar, tidak stress dan menjadi resah.
Orang boleh bermuka suram, tapi tetap selalu hadapi dengan ramah.
Menjadi jawaban bagi orang lain dan tidak menjawab dengan “HAH?!”
Menengok dan merelakan masa lalu dan berkata “sudahlah!”
Menjadi pendengar yang baik bagi keluh kesah.
Tidak memberikan cinta dengan murah.
Selalu berharap hari esok lebih cerah.
Tidak pernah kehilangan arah.
Beriman tanpa mengharapkan anugerah.
Maka setiap hari serasa pesta yang meriah.
Mengakhiri hidup sebagai pemenang dengan indah.
Tetap teguh meski orang benar dan setia semakin punah.
Akhirnya surgapun menjadi rumah.
Sunday, March 21, 2010
Homo Homini Lupus
Community: In biological terms, a community is a group of interacting organisms(or different species) sharing an environment. In human communities, intent, belief, resources, preferences, needs, risks, and a number of other conditions may be present and common, affecting the identity of the participants and their degree of cohesiveness.
Terjemahannya kurang lebih seperti ini: Menurut istilah biologi, komunitas adalah sekumpulan organisme(atau spesies berbeda) yang saling berinteraksi dan berbagi lingkungan. Di dalam komunitas manusia, tujuan, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, resiko, dan banyak kondisi lain yang sama mempengaruhi identitas anggota dan tingkat kohesifitas(ketertarikan/kebersamaan).
Manusia adaah makhluk individu sekaligus makhluk sosial, tentunya dalam identitasnya sebagai makhluk social selalu hidup di dalam sebuah kelompok. Insting ini sudah ada semenjak jaman prasejarah, dimana manusia berburu dan bekerja di dalam kelompok-kelompok. Karena manusia tidak dapat sendirian menghadapi hidup, kerasnya alam, sulitnya melakukan semua hal sendirian, tidak dimungkinkannya memenuhi semua kebutuhan sendirian maka mereka bersatu membentuk kelompok. Yang tentunya memiliki tujuan, kepentingan yang sama sebagai dasar pemersatu mereka.
Oke, tentunya kita mengerti ketika dua individu atau lebih bertemu pastilah ada namanya gesekan-gesekan. Sama seperti piston yang baru saja dipasang ke dalam ruang bakar, pastilah ada namanya gesekan-gesekan untuk penyesuaian demi mulusnya kinerja pembakaran mesin. Gesekan ini berupa konflik, sumbernya adalah entah perbedaan kepentingan, belief, prinsip, value(nilai dan norma), cara berpikir, kebutuhan, dan masih banyak lagi sumber konflik dari yang sepele seperti gurauan yang tidak tepat waktu dan tempat sampai yang berat.
Konflik di dalam komunitas PASTI ada! Bila ada komunitas tanpa konflik, pastilah komunitas tersebut penuh dengan basa basi palsu. Konflik dapat mempererat sebuah komunitas, atau bahkan menghancurkannya. Hancur atau makin kuatnya sebuah komunitas tergantung dari cara menyikapi konflik yang terjadi. Cara menanggapi konflik secara positif adalah dengan berbicara pada penengah yang tepat dan tidak memihak dengan tujuan utama mencari solusi terbaik dan menyelesaikan pertikaian yang ada. Namun yang kerap terjadi adalah yang negatif, yaitu dengan menunda penyelesaian konflik, mencari massa, mencari pembenaran diri sendiri, memutar balikan fakta, membesar-besarkan sesuatu, berbicara pada orang-orang yang tidak tepat, inilah yang justru sering terjadi.
“Besi menajamkan besi, manusia menajamkan manusia.” Benarkah demikian? Bagaimana rasanya ketika anda berada di pihak yang diperlakukan tidak adil di dalam sebuah penanganan konflik secara negative oleh pihak yang sedang berseteru dengan anda? Nikmat bukan? Oh tidak, sangat luar biasa nikmat bukan? Ayat tersebut sering sekali dipakai oleh orang-orang tertentu sebagai pembenaran akan kesalahan yang mereka perbuat di dalam penanganan konflik yang negatif. Mereka yang sudah memperlakukan anda secara tidak adil berkata: “Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya.” Seolah adalah tugas mulia mereka untuk memperlakukan anda secara tidak adil dengan dalih pembenaran demi “menajamkan” anda. Apakah hal tersebut dapat dibenarkan? Apakah anda dibenarkan memperlakukan sesama anda secara tidak adil dengan dalih ingin menajamkannya? Jangan suka bermain-main dengan ayat, ayat yang dipermainkan akan terdengar murahan seperti tukang obat pinggir jalan yang keampuhan dan kemujaraban obatnya diragukan secara klinis.
Ayat tersebut lebih cocok dipakai dan diperkatakan oleh orang yang sedang ditajamkan untuk menguatkan dirinya. Jangan pernah berkata besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya saat anda menyakiti orang lain. Jangan pernah berkata besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya saat anda bersekongkol menjatuhkan seseorang. Jangan pernah berkata besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya saat anda menusuk teman, sahabat, saudara anda dari belakang. Karena yang terjadi adalah Homo homini lupus! Homo homini lupus(by Plautus)-"man is a wolf to [his fellow] man." Dapat diartikan sebagai: seorang manusia adalah seekor serigala bagi manusia lainnya. Ketika anda menyakiti, berkhianat, berbuat tidak adil, menjatuhkan orang lain, bersaksi dusta tentang orang lain sebenarnya anda sedang menjadi seekor serigala bagi manusia lain! Jadi BUKAN besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya! Dalam hal ini anda bukanlah besi! Anda hanyalah ampelas! Ya! Ampelas! Ampelas yang sudah PASTI dibuang karena sang besi sudah menjadi halus dan kuat. Jangan suka seenaknya berlindung dibalik ayat saat anda berbuat dosa! Konsekuensi lebih besar akan menanti anda! Anda bisa pasang senyuman, anda bisa pakai jubah putih, anda bisa tetap melayani, tapi Tuhan tahu apa yang ada di dalam hati anda!
Besi menajamkan besi adalah ketika dua atau lebih individu saling menajamkan, kata menajamkan disini tentunya memiliki tujuan yang positif, saling membangun, saling mengingatkan, saling menuntun. Terdapat hubungan resiprok bukan searah, ada aksi reaksi yang positif. Kata menajamkan memiliki tujuan yang positif. Jadi ketika anda menjadi ampelas, anda tidak mendapatkan benefit apa-apa, anda menajamkan orang lain sementara anda sendiri tidak ikut di dalam tujuan menjadi lebih kuat, lebih baik, lebih dewasa.
Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya. Perkatakanlah itu saat anda lemah, tidak berdaya, diperlakukan tidak adil, menjadi korban fitnah, “Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya.” Mintalah hati yang baru kepada Tuhan maka anda akan merasakan nikmatnya, kekuatan yang baru, iman yang baru, harapan yang baru, kasih yang baru dalam hidup berkomunitas. Anda akan mampu berkata, “Aku masih berdiri, karena anugerah Tuhan!”
Ketika itu anda akan menyadari, anda menjadi lebih kuat, lebih dewasa, lebih berhikmat, lebih berpengetahuan, lebih berpengertian. Hanya dengan rasa syukur anda bisa keluar dari kekecewaan. Saat anda diperlakukan tidak adil ketahuilah, anda sedang ditajamkan. Perlu diketahui bahwa saat anda ditajamkan ada yang terkikis, pastikanlah yang terikikis adalah sifat buruk anda, kelemahan anda dan bukan semangat anda, tekad anda, iman anda. Anda akan menjadi manusia yang baru.
Komunitas yang baik, adalah saat sesama anggotanya saling menajamkan, bukan menjadi ampelas. Konflik ada untuk mendewasakan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Bukan hanya sebagian pihak saja. Komunitas yang baik mendorong anda sampai maksimal. Komunitas palsu, penuh basa-basi yang membuat anda terlena, serba tidak enak, membuat anda terpaksa memakai topeng. Komunitas palsu TIDAK akan pernah bisa membuat anda memacu diri anda mengeluarkan semua potensi anda. Pastikan anda adalah besinya, bukan ampelas. Bila anda sadari anda adalah ampelasnya cepatlah sadar sebelum menerima konsekuensi lebih lanjut dari perbuatan anda.
Resapi, renungkan dan praktekkan.
Karena perubahan memerlukan tindakan
Ciao
Terjemahannya kurang lebih seperti ini: Menurut istilah biologi, komunitas adalah sekumpulan organisme(atau spesies berbeda) yang saling berinteraksi dan berbagi lingkungan. Di dalam komunitas manusia, tujuan, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, resiko, dan banyak kondisi lain yang sama mempengaruhi identitas anggota dan tingkat kohesifitas(ketertarikan/kebersamaan).
Manusia adaah makhluk individu sekaligus makhluk sosial, tentunya dalam identitasnya sebagai makhluk social selalu hidup di dalam sebuah kelompok. Insting ini sudah ada semenjak jaman prasejarah, dimana manusia berburu dan bekerja di dalam kelompok-kelompok. Karena manusia tidak dapat sendirian menghadapi hidup, kerasnya alam, sulitnya melakukan semua hal sendirian, tidak dimungkinkannya memenuhi semua kebutuhan sendirian maka mereka bersatu membentuk kelompok. Yang tentunya memiliki tujuan, kepentingan yang sama sebagai dasar pemersatu mereka.
Oke, tentunya kita mengerti ketika dua individu atau lebih bertemu pastilah ada namanya gesekan-gesekan. Sama seperti piston yang baru saja dipasang ke dalam ruang bakar, pastilah ada namanya gesekan-gesekan untuk penyesuaian demi mulusnya kinerja pembakaran mesin. Gesekan ini berupa konflik, sumbernya adalah entah perbedaan kepentingan, belief, prinsip, value(nilai dan norma), cara berpikir, kebutuhan, dan masih banyak lagi sumber konflik dari yang sepele seperti gurauan yang tidak tepat waktu dan tempat sampai yang berat.
Konflik di dalam komunitas PASTI ada! Bila ada komunitas tanpa konflik, pastilah komunitas tersebut penuh dengan basa basi palsu. Konflik dapat mempererat sebuah komunitas, atau bahkan menghancurkannya. Hancur atau makin kuatnya sebuah komunitas tergantung dari cara menyikapi konflik yang terjadi. Cara menanggapi konflik secara positif adalah dengan berbicara pada penengah yang tepat dan tidak memihak dengan tujuan utama mencari solusi terbaik dan menyelesaikan pertikaian yang ada. Namun yang kerap terjadi adalah yang negatif, yaitu dengan menunda penyelesaian konflik, mencari massa, mencari pembenaran diri sendiri, memutar balikan fakta, membesar-besarkan sesuatu, berbicara pada orang-orang yang tidak tepat, inilah yang justru sering terjadi.
“Besi menajamkan besi, manusia menajamkan manusia.” Benarkah demikian? Bagaimana rasanya ketika anda berada di pihak yang diperlakukan tidak adil di dalam sebuah penanganan konflik secara negative oleh pihak yang sedang berseteru dengan anda? Nikmat bukan? Oh tidak, sangat luar biasa nikmat bukan? Ayat tersebut sering sekali dipakai oleh orang-orang tertentu sebagai pembenaran akan kesalahan yang mereka perbuat di dalam penanganan konflik yang negatif. Mereka yang sudah memperlakukan anda secara tidak adil berkata: “Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya.” Seolah adalah tugas mulia mereka untuk memperlakukan anda secara tidak adil dengan dalih pembenaran demi “menajamkan” anda. Apakah hal tersebut dapat dibenarkan? Apakah anda dibenarkan memperlakukan sesama anda secara tidak adil dengan dalih ingin menajamkannya? Jangan suka bermain-main dengan ayat, ayat yang dipermainkan akan terdengar murahan seperti tukang obat pinggir jalan yang keampuhan dan kemujaraban obatnya diragukan secara klinis.
Ayat tersebut lebih cocok dipakai dan diperkatakan oleh orang yang sedang ditajamkan untuk menguatkan dirinya. Jangan pernah berkata besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya saat anda menyakiti orang lain. Jangan pernah berkata besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya saat anda bersekongkol menjatuhkan seseorang. Jangan pernah berkata besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya saat anda menusuk teman, sahabat, saudara anda dari belakang. Karena yang terjadi adalah Homo homini lupus! Homo homini lupus(by Plautus)-"man is a wolf to [his fellow] man." Dapat diartikan sebagai: seorang manusia adalah seekor serigala bagi manusia lainnya. Ketika anda menyakiti, berkhianat, berbuat tidak adil, menjatuhkan orang lain, bersaksi dusta tentang orang lain sebenarnya anda sedang menjadi seekor serigala bagi manusia lain! Jadi BUKAN besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya! Dalam hal ini anda bukanlah besi! Anda hanyalah ampelas! Ya! Ampelas! Ampelas yang sudah PASTI dibuang karena sang besi sudah menjadi halus dan kuat. Jangan suka seenaknya berlindung dibalik ayat saat anda berbuat dosa! Konsekuensi lebih besar akan menanti anda! Anda bisa pasang senyuman, anda bisa pakai jubah putih, anda bisa tetap melayani, tapi Tuhan tahu apa yang ada di dalam hati anda!
Besi menajamkan besi adalah ketika dua atau lebih individu saling menajamkan, kata menajamkan disini tentunya memiliki tujuan yang positif, saling membangun, saling mengingatkan, saling menuntun. Terdapat hubungan resiprok bukan searah, ada aksi reaksi yang positif. Kata menajamkan memiliki tujuan yang positif. Jadi ketika anda menjadi ampelas, anda tidak mendapatkan benefit apa-apa, anda menajamkan orang lain sementara anda sendiri tidak ikut di dalam tujuan menjadi lebih kuat, lebih baik, lebih dewasa.
Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya. Perkatakanlah itu saat anda lemah, tidak berdaya, diperlakukan tidak adil, menjadi korban fitnah, “Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya.” Mintalah hati yang baru kepada Tuhan maka anda akan merasakan nikmatnya, kekuatan yang baru, iman yang baru, harapan yang baru, kasih yang baru dalam hidup berkomunitas. Anda akan mampu berkata, “Aku masih berdiri, karena anugerah Tuhan!”
Ketika itu anda akan menyadari, anda menjadi lebih kuat, lebih dewasa, lebih berhikmat, lebih berpengetahuan, lebih berpengertian. Hanya dengan rasa syukur anda bisa keluar dari kekecewaan. Saat anda diperlakukan tidak adil ketahuilah, anda sedang ditajamkan. Perlu diketahui bahwa saat anda ditajamkan ada yang terkikis, pastikanlah yang terikikis adalah sifat buruk anda, kelemahan anda dan bukan semangat anda, tekad anda, iman anda. Anda akan menjadi manusia yang baru.
Komunitas yang baik, adalah saat sesama anggotanya saling menajamkan, bukan menjadi ampelas. Konflik ada untuk mendewasakan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Bukan hanya sebagian pihak saja. Komunitas yang baik mendorong anda sampai maksimal. Komunitas palsu, penuh basa-basi yang membuat anda terlena, serba tidak enak, membuat anda terpaksa memakai topeng. Komunitas palsu TIDAK akan pernah bisa membuat anda memacu diri anda mengeluarkan semua potensi anda. Pastikan anda adalah besinya, bukan ampelas. Bila anda sadari anda adalah ampelasnya cepatlah sadar sebelum menerima konsekuensi lebih lanjut dari perbuatan anda.
Resapi, renungkan dan praktekkan.
Karena perubahan memerlukan tindakan
Ciao
Tuesday, February 23, 2010
Perempuan Nomer Satu di Dunia
"Siapakah perempuan nomor satu di dunia? Jawabannya sangat mudah! Ibuku!" - K-ray Cahyadi
Mungkin agak aneh kenapa saya menulis artikel tentang ibu di bulan Februari. Sementara orang sibuk dengan pikiran mereka tentang cinta, saya justru sedang terlarut dalam perasaan kangen saya pada ibu yang berada di luar kota. Saya rasa mengungkapkan kasih kita kepada ibu tidak perlu harus menunggu hari ibu. Adalah sangat baik menyatakan cinta dan kasih kita kepada siapapun kapanpun selagi kita masih sempat mengungkapkannya. Karena waktu kita di dunia begitu sedikit, adalah sangat baik mengisi waktu kita mensyukuri apapun yang kita miliki selagi kita bernafas di bumi.
Ibuku adalah seorang sosok yang sangat luar biasa. Kehangatannya selalu memberikan semangat baru kala jiwa mulai redup menghadapi hidup. Perhatiannya selalu ada di saat suka maupun duka. Dedikasinya membesarkanku sangat bulat melebihi tekad seorang pahlawan dalam medan perang. Komitmennya menyayangi saya tidak pernah berubah meski kadang saya banyak melakukan tindakan menjengkelkan. Kelembutan hatinya selalu terpancar, meski kadang menggunakan kata yang terkadang menusuk hatiku, semua demi kebaikanku sendiri supaya tidak salah jalan dan terperosok.
Ibuku adalah seorang yang sangat tahan banting dan tabah, kadang kuanggap dia kolot, tapi justru kadang firasatnya yang selalu memberikan tanda-tanda yang lebih tepat dari prakiraan cuaca. Ibuku memberikan kepercayaan dan kebebasan penuh padaku untuk menjadi dewasa dan bertanggungjawab. Wejangannya singkat, kadang hanya terdiri dari satu atau dua kalimat saja, tapi lebih ampuh dari berbagai macam nasehat seorang konsultan keuangan. Masakannya lebih lezat daripada makanan yang dimasak oleh seorang chef hotel bintang lima, karena sebuah bumbu resep rahasia di dalamnya yaitu kasih dan perhatian, yang tidak akan pernah bisa diberikan oleh seorang chef restoran manapun (karena uang bisa membeli kenikmatan bukan kasih).
Bagaimana dengan ibu Anda? Untuk para anak di luar sana: "Wahai para anak di luar sana, hargailah ibumu!" Ungkapkanlah rasa terimakasihmu selagi masih sempat. Keagungan pengorbanan seorang ibu tidak pernah bisa terukur. Jangan sampai kesibukan Anda melupakan kasih dan perhatian ibu Anda. "Habis manis sepah dibuang" adalah tindakan yang sangat tidak terpuji bagi ibu Anda.
Tersenyumlah para perempuan di luar sana, suatu saat Anda akan menjadi seorang ibu bagi anak-anakmu. Anda akan menjadi seorang perempuan nomer satu di dalam kehidupan anak-anakmu. Menjadi seorang panutan dan soko guru dalam kehidupan buah hati. Jadilah ibu yang terbaik bagi anak-anakmu, berikanlah perhatian yang terbaik untuk mereka. Karena masa kecil hanya datang sekali, berikanlah masa kecil yang terbaik baginya. Suatu saat akan Anda temukan sebuah ungkapan terima kasih yang begitu sederhana, yang tidak akan pernah mampu membalas kebaikan dan pengorbanan Anda sebagai seorang ibu.
Katakan sekarang, pikirkan sekarang, ungkapkan sekarang! Bagaimanapun caranya, katakan dan nyatakanlah kasihmu pada ibumu, pada anakmu. God bless you.
N.B. : Untuk seorang kakak, yang akan menyambut datangnya seorang buah hati. I believe you will be the number one woman in your child's life."
Mungkin agak aneh kenapa saya menulis artikel tentang ibu di bulan Februari. Sementara orang sibuk dengan pikiran mereka tentang cinta, saya justru sedang terlarut dalam perasaan kangen saya pada ibu yang berada di luar kota. Saya rasa mengungkapkan kasih kita kepada ibu tidak perlu harus menunggu hari ibu. Adalah sangat baik menyatakan cinta dan kasih kita kepada siapapun kapanpun selagi kita masih sempat mengungkapkannya. Karena waktu kita di dunia begitu sedikit, adalah sangat baik mengisi waktu kita mensyukuri apapun yang kita miliki selagi kita bernafas di bumi.
Ibuku adalah seorang sosok yang sangat luar biasa. Kehangatannya selalu memberikan semangat baru kala jiwa mulai redup menghadapi hidup. Perhatiannya selalu ada di saat suka maupun duka. Dedikasinya membesarkanku sangat bulat melebihi tekad seorang pahlawan dalam medan perang. Komitmennya menyayangi saya tidak pernah berubah meski kadang saya banyak melakukan tindakan menjengkelkan. Kelembutan hatinya selalu terpancar, meski kadang menggunakan kata yang terkadang menusuk hatiku, semua demi kebaikanku sendiri supaya tidak salah jalan dan terperosok.
Ibuku adalah seorang yang sangat tahan banting dan tabah, kadang kuanggap dia kolot, tapi justru kadang firasatnya yang selalu memberikan tanda-tanda yang lebih tepat dari prakiraan cuaca. Ibuku memberikan kepercayaan dan kebebasan penuh padaku untuk menjadi dewasa dan bertanggungjawab. Wejangannya singkat, kadang hanya terdiri dari satu atau dua kalimat saja, tapi lebih ampuh dari berbagai macam nasehat seorang konsultan keuangan. Masakannya lebih lezat daripada makanan yang dimasak oleh seorang chef hotel bintang lima, karena sebuah bumbu resep rahasia di dalamnya yaitu kasih dan perhatian, yang tidak akan pernah bisa diberikan oleh seorang chef restoran manapun (karena uang bisa membeli kenikmatan bukan kasih).
Bagaimana dengan ibu Anda? Untuk para anak di luar sana: "Wahai para anak di luar sana, hargailah ibumu!" Ungkapkanlah rasa terimakasihmu selagi masih sempat. Keagungan pengorbanan seorang ibu tidak pernah bisa terukur. Jangan sampai kesibukan Anda melupakan kasih dan perhatian ibu Anda. "Habis manis sepah dibuang" adalah tindakan yang sangat tidak terpuji bagi ibu Anda.
Tersenyumlah para perempuan di luar sana, suatu saat Anda akan menjadi seorang ibu bagi anak-anakmu. Anda akan menjadi seorang perempuan nomer satu di dalam kehidupan anak-anakmu. Menjadi seorang panutan dan soko guru dalam kehidupan buah hati. Jadilah ibu yang terbaik bagi anak-anakmu, berikanlah perhatian yang terbaik untuk mereka. Karena masa kecil hanya datang sekali, berikanlah masa kecil yang terbaik baginya. Suatu saat akan Anda temukan sebuah ungkapan terima kasih yang begitu sederhana, yang tidak akan pernah mampu membalas kebaikan dan pengorbanan Anda sebagai seorang ibu.
Katakan sekarang, pikirkan sekarang, ungkapkan sekarang! Bagaimanapun caranya, katakan dan nyatakanlah kasihmu pada ibumu, pada anakmu. God bless you.
N.B. : Untuk seorang kakak, yang akan menyambut datangnya seorang buah hati. I believe you will be the number one woman in your child's life."
Wednesday, February 10, 2010
Alone
Semua sulit, gagal berkali-kali, rasanya semua gambaran menjadi buram, target-target tidak tercapai, semua rancangan jadi kacau. Sebagai konselor, kita dapati tidak ada yang bisa diajak berbagi, karena semua orang selalu mempercayakan masalah mereka pada kita. Kita selalu menjadi pendengar setia, dan memegang rahasia dari banyak orang. Rasanya sangat aneh bagi kita para konselor, untuk membagikan masalah kita pada orang lain. Kita menjadi takut gambaran diri kita menjadi orang yang bisa diandalkan oleh sesama selama ini menjadi rusak. Kita diuji dengan semua perkataan kita sendiri yang sudah menguatkan orang lain. Masalah-masalah tak terduga muncul beruntun, dan kita berdiri sendirian karena di mata kita tidak ada orang yang cukup bijaksana untuk berbagi.
Tender pekerjaan yang feenya tidak sebanding dengan apa yang kita perhitungkan. Uang kita yang tidak jelas lari kemana oleh rekan bisnis. Stok barang menumpuk yang tak kunjung laku karena cacat produksi. Atasan bermasalah mencuri database klien kita. Teman puluhan tahun yang menusuk dari belakang karena uang yang jumlahnya tidak besar. Keseriusan yang berbuah kegagalan. Orang-orang dari masa lalu yang terus merongrong keuangan kita. Gaji yang tidak kunjung naik. Saudara-saudara yang terus menekan kita. Kita tidak tahu kemana anda harus mengadu, karena kita sudah terlanjur menjadi tempat bersandar bagi orang lain. Kita terlalu gengsi untuk membuka dan membiarkan orang lain melihat gejolak yang terjadi di dalam diri kita. Kita dituntut untuk selalu tersenyum, karena beban moral sebagai seorang konselor. Saat orang lain datang dengan masalah mereka, kita dituntut tetap berkepala dingin mencari solusi untuk mereka.
Lalu ada terngiang di dalam diri anda, “you are born to win” anda dilahirkan untuk menjadi pemenang. Anda mulai meragukannya. Benarkah seperti itu? Kenyataan bahwa anda saat ini lemah dan tidak berdaya, mulai membantah semua konsep tentang “menjadi pemenang” atas segala perkara dan masalah anda. Selama ini anda membantu orang lain tanpa mengharapkan suatu imbalan apapun dari orang itu. Anda sudah dengan baik memerankan peran anda sebagai penghibur di saat kesusahan. Dengan segala kesabaran dan toleransi anda mau mengerti masalah orang lain walau kadang orang lain akhirnya menjadi orang yang mengkhianati anda. Apakah Tuhan memberikan janji-Nya dengan sembarangan? TIDAK! Sama sekali TIDAK!
Lalu kenapa semua harus terjadi? Kenapa kita dengan mudahnya menyelesaikan masalah orang lain? Kita bertanya-tanya kenapa semua ini harus terjadi. Apalagi terjadi begitu cepat beruntun dan sangat menyita energi. Akhirnya, jawabannya adalah berpikirlah positif. Ya! Semudah itu, seperti pada saat anda menjawab semua masalah orang lain. Anda harus mengerti satu hal, seorang pemenang tidak dapat dikatakan sebagai pemenang tanpa ujian. Kita bahkan harus terus menguji diri kita. Ujilah hati anda, ujilah pikiran anda, ujilah prinsip anda. Segala ujian baik adanya!
1 Korintus 11:31 Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita.
Jangan sampai ada motivasi yang salah dalam hidup kita. Karena Tuhan melihat HATI anda, percayalah bahwa TIDAK ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan. Anda bisa berbohong pada siapapun, tetapi anda tidak akan pernah bisa berbohong pada diri sendiri dan pada Tuhan! Jagalah hati anda dengan segala kewaspadaan! Karena Tuhan mencatat segalanya!
Yakobus 3:16 Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.
Mengapa semuanya terlihat mudah saat anda menyelesaikan masalah orang lain? Because there’s a big difference between knowing the way and walking in it. Hanya tahu TIDAK cukup! Dasar semuanya adalah kasih, tapi kasih yang berupa kata-kata adalah sia-sia. Kalau selama ini kita merasa puas dengan menjadi konselor yang baik dan bijak itu tidak ada gunanya. Karena perbuatan memberi dampak lebih dari sekedar perkataan. Kita para konselor terlahir untuk memberi impact yang besar!
1 yohanes 3:18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
Bila anda selama ini dengan mudahnya berkata-kata, cobalah sedikit menilik dan jujur terhadap diri sendiri. Apakah anda sudah melakukan apa yang anda katakan? Apakah anda benar-benar berjalan dalam prinsip anda? Segala pertandingan dan masalah pada awalnya adalah untuk mengukur seberapa besar tingkat integritas anda. What is integrity? Integritas adalah saat anda melakukan apa yang anda katakan. Pikiran sejalan dengan perkataan, dan perkataan sejalan dengan perbuatan. Itulah integritas!
Yakobus 2:26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.
Seorang dinilai bukan dari kata-kata, tidak dinilai dari jabatannya dalam gereja, bukan dari seberapa besar pelayanannya dalam gereja. Tuhan punya standar sendiri yang mungkin sulit dimengerti oleh kita sebagai manusia. Dia menilai kita dari hati, juga Tuhan menilai kita dari buah yang kita hasilkan.
Matius 7:18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
Jangan pernah puas bila anda sudah bisa membangun orang lain, karena bukan anda yang membangun mereka. Tuhan membangun anda dengan cara-Nya sendiri, Dia memberi masalah untuk anda supaya makin nyata karya-Nya di dalam kita. Dia ingin kita menjadi 100% Firman yang menjadi daging. Satu hal yang perlu anda ingat, bila anda terus memaksa untuk berdiri sendiri dengan segala keterbatasan anda, dapat dipastikan anda tidak akan dapat bertahan dan menjadi hancur. Jadilah pelaku Firman, bukan hanya memperkatakannya saja.
Matius 7:24-25 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.”
Keuntungan dari masalah, inilah kata-kata yang sering kita ucapkan pada pasien kita saat kita menjadi konselor mereka: “Ambil saja himahnya. Mungkin Tuhan punya maksud baik dalam hidup anda.”
Tuhan PASTI(bukan mungkin) selalu punya maksud yang indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11) di dalam setiap masalah, selama masalah itu bukan dari buah perbuatan dosa anda. Sekalipun masalah itu adalah buah dari dosa anda, Tuhan akan menyelesaikannya bila anda sungguh-sungguh berserah dan bertobat. Hanya saja jangan pernah memaksakan penyelesaian yang anda inginkan terjadi, karena konsekuensi dosa kadang tetap tidak bisa dihindari. Karena Tuhan BUKAN manusia(jalan Ku bukan jalanmu, rancanganKu bukan rancanganmu). Setiap masalah akan membawa kita terbang semakin tinggi, tergantung kita meresponnya, tergantung dari apakah mental dan karakter kita dibuat. Tergantung seperti apa kita sudah melatih dan membangun karakter kita! Anda lebih dari pemenang, anda diciptakan untuk mengalahkan permainan. Jangan biarkan anda dipermainkan dengan perasaan anda(kita ingat banyak sekali pasien kita yang sulit diajak bicara ketika emosi sudah menguasai pikiran logis mereka). Karena pikiran kita adalah pertempuran, kita harus senantiasa menjaga pikiran kita dengan Firman Tuhan.
Anda harus tetap bergantung pada Tuhan, karena anda ada dari Dia, anda ada oleh Dia, dan anda ada untuk Dia. Anda tidak berhak protes atas masalah yang anda hadapi. Anda harus berserah pada Tuhan. Manusia hanya akan mengecewakan anda. Banyak sekali kasus dimana seorang konselor dicibir saat mereka mulai terbuka akan masalah mereka. Mereka dicap lemah, akhirnya konselor itu kehilangan urapan karena ragu apakah penyertaan Tuhan masih ada di dalam hidupnya. Mengapa demikian? Karena mereka mulai berharap pada manusia. Baiklah kita berharap hanya pada Tuhan, biarlah Dia yang tunjukkan siapa orang yang memang bisa dipercaya menjadi orang yang menjadi penyambung suara Tuhan di dalam pergumulan anda. Karena berbicara pada orang yang salah, justru akan memperkeruh masalah. Ketahuilah anda tidak sendirian, karena Tuhan bersama anda. So when you are alone and feel no one with you, ga ada yang bantu masalah. Cek hati, jaga pikiran, introspeksi apakah anda sudah menjalankan semua yang anda katakan? Atau itu hanya sebuah omong kosong yang keluar dari mulut anda.
God bless you.
Untuk para pelacur(pelayan curhat) diluar sana, yang selalu mentok ga tau mau lari kemana pas ada masalah. Karena selalu dicibir lemah dan bodoh saat masalah susah untuk diselesaikan.
Tender pekerjaan yang feenya tidak sebanding dengan apa yang kita perhitungkan. Uang kita yang tidak jelas lari kemana oleh rekan bisnis. Stok barang menumpuk yang tak kunjung laku karena cacat produksi. Atasan bermasalah mencuri database klien kita. Teman puluhan tahun yang menusuk dari belakang karena uang yang jumlahnya tidak besar. Keseriusan yang berbuah kegagalan. Orang-orang dari masa lalu yang terus merongrong keuangan kita. Gaji yang tidak kunjung naik. Saudara-saudara yang terus menekan kita. Kita tidak tahu kemana anda harus mengadu, karena kita sudah terlanjur menjadi tempat bersandar bagi orang lain. Kita terlalu gengsi untuk membuka dan membiarkan orang lain melihat gejolak yang terjadi di dalam diri kita. Kita dituntut untuk selalu tersenyum, karena beban moral sebagai seorang konselor. Saat orang lain datang dengan masalah mereka, kita dituntut tetap berkepala dingin mencari solusi untuk mereka.
Lalu ada terngiang di dalam diri anda, “you are born to win” anda dilahirkan untuk menjadi pemenang. Anda mulai meragukannya. Benarkah seperti itu? Kenyataan bahwa anda saat ini lemah dan tidak berdaya, mulai membantah semua konsep tentang “menjadi pemenang” atas segala perkara dan masalah anda. Selama ini anda membantu orang lain tanpa mengharapkan suatu imbalan apapun dari orang itu. Anda sudah dengan baik memerankan peran anda sebagai penghibur di saat kesusahan. Dengan segala kesabaran dan toleransi anda mau mengerti masalah orang lain walau kadang orang lain akhirnya menjadi orang yang mengkhianati anda. Apakah Tuhan memberikan janji-Nya dengan sembarangan? TIDAK! Sama sekali TIDAK!
Lalu kenapa semua harus terjadi? Kenapa kita dengan mudahnya menyelesaikan masalah orang lain? Kita bertanya-tanya kenapa semua ini harus terjadi. Apalagi terjadi begitu cepat beruntun dan sangat menyita energi. Akhirnya, jawabannya adalah berpikirlah positif. Ya! Semudah itu, seperti pada saat anda menjawab semua masalah orang lain. Anda harus mengerti satu hal, seorang pemenang tidak dapat dikatakan sebagai pemenang tanpa ujian. Kita bahkan harus terus menguji diri kita. Ujilah hati anda, ujilah pikiran anda, ujilah prinsip anda. Segala ujian baik adanya!
1 Korintus 11:31 Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita.
Jangan sampai ada motivasi yang salah dalam hidup kita. Karena Tuhan melihat HATI anda, percayalah bahwa TIDAK ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan. Anda bisa berbohong pada siapapun, tetapi anda tidak akan pernah bisa berbohong pada diri sendiri dan pada Tuhan! Jagalah hati anda dengan segala kewaspadaan! Karena Tuhan mencatat segalanya!
Yakobus 3:16 Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.
Mengapa semuanya terlihat mudah saat anda menyelesaikan masalah orang lain? Because there’s a big difference between knowing the way and walking in it. Hanya tahu TIDAK cukup! Dasar semuanya adalah kasih, tapi kasih yang berupa kata-kata adalah sia-sia. Kalau selama ini kita merasa puas dengan menjadi konselor yang baik dan bijak itu tidak ada gunanya. Karena perbuatan memberi dampak lebih dari sekedar perkataan. Kita para konselor terlahir untuk memberi impact yang besar!
1 yohanes 3:18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
Bila anda selama ini dengan mudahnya berkata-kata, cobalah sedikit menilik dan jujur terhadap diri sendiri. Apakah anda sudah melakukan apa yang anda katakan? Apakah anda benar-benar berjalan dalam prinsip anda? Segala pertandingan dan masalah pada awalnya adalah untuk mengukur seberapa besar tingkat integritas anda. What is integrity? Integritas adalah saat anda melakukan apa yang anda katakan. Pikiran sejalan dengan perkataan, dan perkataan sejalan dengan perbuatan. Itulah integritas!
Yakobus 2:26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.
Seorang dinilai bukan dari kata-kata, tidak dinilai dari jabatannya dalam gereja, bukan dari seberapa besar pelayanannya dalam gereja. Tuhan punya standar sendiri yang mungkin sulit dimengerti oleh kita sebagai manusia. Dia menilai kita dari hati, juga Tuhan menilai kita dari buah yang kita hasilkan.
Matius 7:18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
Jangan pernah puas bila anda sudah bisa membangun orang lain, karena bukan anda yang membangun mereka. Tuhan membangun anda dengan cara-Nya sendiri, Dia memberi masalah untuk anda supaya makin nyata karya-Nya di dalam kita. Dia ingin kita menjadi 100% Firman yang menjadi daging. Satu hal yang perlu anda ingat, bila anda terus memaksa untuk berdiri sendiri dengan segala keterbatasan anda, dapat dipastikan anda tidak akan dapat bertahan dan menjadi hancur. Jadilah pelaku Firman, bukan hanya memperkatakannya saja.
Matius 7:24-25 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.”
Keuntungan dari masalah, inilah kata-kata yang sering kita ucapkan pada pasien kita saat kita menjadi konselor mereka: “Ambil saja himahnya. Mungkin Tuhan punya maksud baik dalam hidup anda.”
Tuhan PASTI(bukan mungkin) selalu punya maksud yang indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11) di dalam setiap masalah, selama masalah itu bukan dari buah perbuatan dosa anda. Sekalipun masalah itu adalah buah dari dosa anda, Tuhan akan menyelesaikannya bila anda sungguh-sungguh berserah dan bertobat. Hanya saja jangan pernah memaksakan penyelesaian yang anda inginkan terjadi, karena konsekuensi dosa kadang tetap tidak bisa dihindari. Karena Tuhan BUKAN manusia(jalan Ku bukan jalanmu, rancanganKu bukan rancanganmu). Setiap masalah akan membawa kita terbang semakin tinggi, tergantung kita meresponnya, tergantung dari apakah mental dan karakter kita dibuat. Tergantung seperti apa kita sudah melatih dan membangun karakter kita! Anda lebih dari pemenang, anda diciptakan untuk mengalahkan permainan. Jangan biarkan anda dipermainkan dengan perasaan anda(kita ingat banyak sekali pasien kita yang sulit diajak bicara ketika emosi sudah menguasai pikiran logis mereka). Karena pikiran kita adalah pertempuran, kita harus senantiasa menjaga pikiran kita dengan Firman Tuhan.
Anda harus tetap bergantung pada Tuhan, karena anda ada dari Dia, anda ada oleh Dia, dan anda ada untuk Dia. Anda tidak berhak protes atas masalah yang anda hadapi. Anda harus berserah pada Tuhan. Manusia hanya akan mengecewakan anda. Banyak sekali kasus dimana seorang konselor dicibir saat mereka mulai terbuka akan masalah mereka. Mereka dicap lemah, akhirnya konselor itu kehilangan urapan karena ragu apakah penyertaan Tuhan masih ada di dalam hidupnya. Mengapa demikian? Karena mereka mulai berharap pada manusia. Baiklah kita berharap hanya pada Tuhan, biarlah Dia yang tunjukkan siapa orang yang memang bisa dipercaya menjadi orang yang menjadi penyambung suara Tuhan di dalam pergumulan anda. Karena berbicara pada orang yang salah, justru akan memperkeruh masalah. Ketahuilah anda tidak sendirian, karena Tuhan bersama anda. So when you are alone and feel no one with you, ga ada yang bantu masalah. Cek hati, jaga pikiran, introspeksi apakah anda sudah menjalankan semua yang anda katakan? Atau itu hanya sebuah omong kosong yang keluar dari mulut anda.
God bless you.
Untuk para pelacur(pelayan curhat) diluar sana, yang selalu mentok ga tau mau lari kemana pas ada masalah. Karena selalu dicibir lemah dan bodoh saat masalah susah untuk diselesaikan.
Deeper Meaning of Care
"Selama saya hidup sesungguhnya tidak ada yang lebih memuakkan dari senyum palsu yang dipaksakan, pujian manis yang kosong pemanis telinga dan perhatian semu. Semua itu adalah SAMPAH!"-K-ray Cahyadi-
Friendship is? Apakah persahabatan? Cobalah tanyakan pada diri anda masing-masing. Apakah arti persahabatan bagi anda? Coba anda renungi carilah jawabannya. Friendship is the cooperative and supportive relationship between people. Persahabatan adalah hubungan kerjasama dan saling mendukung antara manusia. Lalu apakah yang membuat sebuah persahabatan langgeng, bertahan lama, tetap memiliki kerjasama dan saling mendukung?
Sebuah persahabatan hanya bisa langgeng bila ada saling kepedulian di dalamnya. Kata peduli dalam bahasa Inggris adalah Care. Seseorang bisa dianggap peduli apabila dia memiliki Concern, Affection & Acknowledgement, Relationship & Respect, Enthusiasm.
Concern
Concern sendiri dapat diartikan sebagai- “menaruh perhatian yang besar terhadap.”
Seorang sahabat yang baik tentunya akan menaruh perhatian yang besar sekali terhadap anda. Entah itu perkembangan diri anda, perkembangan karir anda, perkembangan karakter anda, keadaan anda. Bahkan seorang sahabat yang baik tidak akan pernah segan menegur anda supaya anda sadar dan mengubah cara hidup anda. Karena sahabat yang terbaik selalu menginginkan segala sesuatu yang terbaik bagi diri anda(tendency to desire what is best for others). Jadi anda bukan seorang sahabat yang baik bila anda belum mengharapkan dan menginginkan yang terbaik bagi sahabat anda. . Memang sahabat yang baik kadang menjadi seorang oposisi bagi pendapat anda, akan tetapi semua disebabkan atas dasar perhatiannya yang begitu besar kepada anda.
Affection
Affection sendiri dapat diartikan sebagai kasih. Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. Seorang sahabat selalu menjadi saudara di dalam kesukaran. Saat anda merasa lemah atau tidak berdaya ia adalah seorang yang bisa diandalkan. Mungkin tidak banyak yang bisa ia lakukan, tapi ia bisa meminjamkan telinga dan sebagian waktunya untuk melegakan anda. Beberapa orang mengasihi dengan motif tersembunyi, seseorang dengan kasih palsu bukanlah seorang sahabat, karena kasih menerima tanpa syarat. Bahkan kasihlah yang menutupi segala pelanggaran.
Acknowledgment
Acknowledgment diartikan sebagai pengakuan. Sahabat yang baik akan mengakui kemampuan anda, selalu memberikan motivasi yang membangun karakter anda. Ia tidak iri dengan kelebihan anda, tapi terus menjadi pengobar semangat anda dalam meraih mimpi-mimpi anda. Anda bukanlah sahabat yang baik bila anda tidak dapat mengakui kelebihan sahabat anda, iri terhadap kelebihan sahabat anda, menjatuhkannya dari belakang. Sifat tidak terpuji seperti itu bukanlah sifat seorang sahabat.
Relationship
Relationship dapat diartikan sebagai hubungan. Sahabat yang baik selalu “keep in contact” atau tetap menjaga hubungan. Terlepas dari seberapa jauhnya jarak, terlepas dari seberapa sibuknya pekerjaan. Ia tetap menyediakan waktu khusus untuk sahabat-sahabatnya. Ketika ia bertanya “apa kabar” bukan sekedar rutinitas basa-basi omong kosong atas dasar alasan tata krama, akan tetapi dikarenakan ia memiliki simpati dan empati yang tulus terhadap anda karena bersungguh-sungguh ingin mengetahui keadaan anda. Sahabat yang baik tidak hanya menghubungi anda pada saat dia membutuhkan kemampuan atau keahlian anda, tetapi seorang sahabat adalah yang tulus tanpa motif tersembunyi. Sebuah hubungan yang baik bukanlah hubungan yang tanpa konflik. Hubungan yang baik adalah hubungan yang bertahan meski ada konflik. Sahabat yang baik tidak akan menunda sebuah konflik, ia akan segera mencari sebuah penyelesaian. Apakah anda masih berbasa-basi? Atau mungkin masih banyak konflik yang anda biarkan tidak selesai? Hanya orang yang dewasa dan secure yang berani menyelesaikan masalahnya. Semakin anda menunda, semakin sulit anda menyelesaikannya.
Respect
Respect adalah rasa hormat. Sahabat yang baik dapat menghargai perbedaan pendapat. Pendapat yang berbeda, perbedaan sudut pandanglah justru yang memperkaya sebuah persahabatan. Banyak sekali orang menjadi begitu overprotektif dan skeptis ketika menemukan perbedaan. Perbedaan menjadi sumber konflik, apalagi perbedaan kepentingan. Sahabat yang baik, bahkan kadang mampu membunuh egonya karena menghargai kepentingan sahabatnya. Bila anda tidak bisa menghargai pendapat dan kepentingan sahabat anda, buanglah label anda sebagai seorang sahabat. Menghargai juga berarti toleransi. Bila anda tidak bisa menghargai orang lain, cobalah anda berkaca. Orang yang tidak bisa menghargai orang lain sebenarnya disebabkan karena ia tidak bisa menghargai dirinya sendiri.
Enthusiasm
Enthusiasm dapat diartikan sebagai antusiasme. Sahabat yang baik adalah sahabat yang menjadi sumber antusiasme. Seorang sumber antusiasme sendiri adalah seorang yang menginspirasi. Sahabat yang baik selalu menjadi inspirasi hal yang positif. Saling menginspirasi, memberikan motivasi. Sahabat yang baik menjadi inspirasi entah dalam cara berpikir, nilai-nilai, pembangunan karakter. Jadi bila seorang sahabat hanya menyedot semangat anda menjadi loyo, kehabisan ide, membuat anda jadi mampet inspirasi, membunuh semangat anda, membuat antusiasme anda dalam menjalani hidup menjadi berkurang, dapat dipastikan ia bukanlah sahabat yang baik.
Anda ingin memiliki sahabat yang baik? Anda ingin dikelilingi orang-orang luar biasa? Semua itu hanyalah mimpi belaka bila anda tidak CARE. Memang betul tidak semua orang wajib anda jadikan sahabat, diperlukan hikmat dalam menaruh kepercayaan anda kepada seseorang. Namun, semua cita-cita anda memiliki sahabat yang luar biasa adalah omong kosong bila tidak memiliki perhatian yang besar(concern), kasih sayang dan pengakuan(affection & acknowledgment), hubungan dan penghargaan (Relationship And respect), membangkitkan antusiasme(enthusiasm) bagi teman-teman anda. Jadilah sahabat yang luar biasa, niscaya andapun akan dikelilingi sahabat-sahabat yang luar biasa. Ingatlah the golden rule: “Treat others as you want to be treated.” (Lakukan kepada mereka sebagaimana kamu ingin mereka perlakukan).
Resapi, renungkan dan praktekkan.
Karena perubahan memerlukan tindakan
Ciao
12:42AM
Friendship is? Apakah persahabatan? Cobalah tanyakan pada diri anda masing-masing. Apakah arti persahabatan bagi anda? Coba anda renungi carilah jawabannya. Friendship is the cooperative and supportive relationship between people. Persahabatan adalah hubungan kerjasama dan saling mendukung antara manusia. Lalu apakah yang membuat sebuah persahabatan langgeng, bertahan lama, tetap memiliki kerjasama dan saling mendukung?
Sebuah persahabatan hanya bisa langgeng bila ada saling kepedulian di dalamnya. Kata peduli dalam bahasa Inggris adalah Care. Seseorang bisa dianggap peduli apabila dia memiliki Concern, Affection & Acknowledgement, Relationship & Respect, Enthusiasm.
Concern
Concern sendiri dapat diartikan sebagai- “menaruh perhatian yang besar terhadap.”
Seorang sahabat yang baik tentunya akan menaruh perhatian yang besar sekali terhadap anda. Entah itu perkembangan diri anda, perkembangan karir anda, perkembangan karakter anda, keadaan anda. Bahkan seorang sahabat yang baik tidak akan pernah segan menegur anda supaya anda sadar dan mengubah cara hidup anda. Karena sahabat yang terbaik selalu menginginkan segala sesuatu yang terbaik bagi diri anda(tendency to desire what is best for others). Jadi anda bukan seorang sahabat yang baik bila anda belum mengharapkan dan menginginkan yang terbaik bagi sahabat anda. . Memang sahabat yang baik kadang menjadi seorang oposisi bagi pendapat anda, akan tetapi semua disebabkan atas dasar perhatiannya yang begitu besar kepada anda.
Affection
Affection sendiri dapat diartikan sebagai kasih. Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. Seorang sahabat selalu menjadi saudara di dalam kesukaran. Saat anda merasa lemah atau tidak berdaya ia adalah seorang yang bisa diandalkan. Mungkin tidak banyak yang bisa ia lakukan, tapi ia bisa meminjamkan telinga dan sebagian waktunya untuk melegakan anda. Beberapa orang mengasihi dengan motif tersembunyi, seseorang dengan kasih palsu bukanlah seorang sahabat, karena kasih menerima tanpa syarat. Bahkan kasihlah yang menutupi segala pelanggaran.
Acknowledgment
Acknowledgment diartikan sebagai pengakuan. Sahabat yang baik akan mengakui kemampuan anda, selalu memberikan motivasi yang membangun karakter anda. Ia tidak iri dengan kelebihan anda, tapi terus menjadi pengobar semangat anda dalam meraih mimpi-mimpi anda. Anda bukanlah sahabat yang baik bila anda tidak dapat mengakui kelebihan sahabat anda, iri terhadap kelebihan sahabat anda, menjatuhkannya dari belakang. Sifat tidak terpuji seperti itu bukanlah sifat seorang sahabat.
Relationship
Relationship dapat diartikan sebagai hubungan. Sahabat yang baik selalu “keep in contact” atau tetap menjaga hubungan. Terlepas dari seberapa jauhnya jarak, terlepas dari seberapa sibuknya pekerjaan. Ia tetap menyediakan waktu khusus untuk sahabat-sahabatnya. Ketika ia bertanya “apa kabar” bukan sekedar rutinitas basa-basi omong kosong atas dasar alasan tata krama, akan tetapi dikarenakan ia memiliki simpati dan empati yang tulus terhadap anda karena bersungguh-sungguh ingin mengetahui keadaan anda. Sahabat yang baik tidak hanya menghubungi anda pada saat dia membutuhkan kemampuan atau keahlian anda, tetapi seorang sahabat adalah yang tulus tanpa motif tersembunyi. Sebuah hubungan yang baik bukanlah hubungan yang tanpa konflik. Hubungan yang baik adalah hubungan yang bertahan meski ada konflik. Sahabat yang baik tidak akan menunda sebuah konflik, ia akan segera mencari sebuah penyelesaian. Apakah anda masih berbasa-basi? Atau mungkin masih banyak konflik yang anda biarkan tidak selesai? Hanya orang yang dewasa dan secure yang berani menyelesaikan masalahnya. Semakin anda menunda, semakin sulit anda menyelesaikannya.
Respect
Respect adalah rasa hormat. Sahabat yang baik dapat menghargai perbedaan pendapat. Pendapat yang berbeda, perbedaan sudut pandanglah justru yang memperkaya sebuah persahabatan. Banyak sekali orang menjadi begitu overprotektif dan skeptis ketika menemukan perbedaan. Perbedaan menjadi sumber konflik, apalagi perbedaan kepentingan. Sahabat yang baik, bahkan kadang mampu membunuh egonya karena menghargai kepentingan sahabatnya. Bila anda tidak bisa menghargai pendapat dan kepentingan sahabat anda, buanglah label anda sebagai seorang sahabat. Menghargai juga berarti toleransi. Bila anda tidak bisa menghargai orang lain, cobalah anda berkaca. Orang yang tidak bisa menghargai orang lain sebenarnya disebabkan karena ia tidak bisa menghargai dirinya sendiri.
Enthusiasm
Enthusiasm dapat diartikan sebagai antusiasme. Sahabat yang baik adalah sahabat yang menjadi sumber antusiasme. Seorang sumber antusiasme sendiri adalah seorang yang menginspirasi. Sahabat yang baik selalu menjadi inspirasi hal yang positif. Saling menginspirasi, memberikan motivasi. Sahabat yang baik menjadi inspirasi entah dalam cara berpikir, nilai-nilai, pembangunan karakter. Jadi bila seorang sahabat hanya menyedot semangat anda menjadi loyo, kehabisan ide, membuat anda jadi mampet inspirasi, membunuh semangat anda, membuat antusiasme anda dalam menjalani hidup menjadi berkurang, dapat dipastikan ia bukanlah sahabat yang baik.
Anda ingin memiliki sahabat yang baik? Anda ingin dikelilingi orang-orang luar biasa? Semua itu hanyalah mimpi belaka bila anda tidak CARE. Memang betul tidak semua orang wajib anda jadikan sahabat, diperlukan hikmat dalam menaruh kepercayaan anda kepada seseorang. Namun, semua cita-cita anda memiliki sahabat yang luar biasa adalah omong kosong bila tidak memiliki perhatian yang besar(concern), kasih sayang dan pengakuan(affection & acknowledgment), hubungan dan penghargaan (Relationship And respect), membangkitkan antusiasme(enthusiasm) bagi teman-teman anda. Jadilah sahabat yang luar biasa, niscaya andapun akan dikelilingi sahabat-sahabat yang luar biasa. Ingatlah the golden rule: “Treat others as you want to be treated.” (Lakukan kepada mereka sebagaimana kamu ingin mereka perlakukan).
Resapi, renungkan dan praktekkan.
Karena perubahan memerlukan tindakan
Ciao
12:42AM
Subscribe to:
Posts (Atom)
